MAKSALMINA, 1801110211 (2022) Penerapan Diversi Terhadap Anak Yang Melakukan Penganiayaan (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM A.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
Abstract
Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem
Peradilan Pidana Anak menerangkan bahwa penyidik wajib mengupayakan
diversi dalam waktu paling lama tujuh hari setelah penyidikan dimulai dan ayat
(2) paling lama 30 hari setelah dimulainua diversi. Namun pada wilayah hukum
Polisi Resor Kota Banda Aceh terdapat beberapa kasus terkait anak berhadapan
dengan hukum yang melakukan perbuatan tindak pidana penganiayaan.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan penerapan diversi terhadap anak
yang melakukan penganiayaan. untuk menjelaskan kendala dalam penerapan
diversi terhadap anak yang melakukan penganiayaan. untuk menjelaskan upaya
dalam penerapan diversi terhadap anak yang melakukan penganiayaan.
Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode yuridis
empiris. Data penulisan diperoleh melalui penelitian lapangan (field Reserch)
dengan mewawancarai responden dan informan serta menelaah kepustakaan
(Library Reserch) yaitu mengkaji buku-buku serta peraturan perundang�undangan.
Hasil penelitian menunjukkan penerapan diversi terhadap anak yang
melakukan penganiayaan, penyidik selalu mengupayakan untuk dapat
dilakukannya proses diversi dengan mempertimbangkan syarat yang dapat
dilakukannya diversi, apabila upaya diversi berhasil maka tidak serta merta
pelaku anak akan diserahkan kepada keluarganya, melainkan dengan menimbang
keadaan keluarga anak tersebut. Kendala dalam penerapan diversi terhadap anak
yang melakukan penganiayaan terdapat dua kendala yaitu dari sisi keluarga anak
sebagai pelaku yang tidak dapat memenuhi permintaan keluarga korban dan dari
sisi pihak korban yang terlalu besar meminta ganti rugi. Upaya dalam penerapan
diversi terhadap anak yang melakukan penganiayaan dengan memberikan
pemahaman kepada kedua belah pihak yaitu pihak keluarga korban dan pelaku
tentang betapa pentingnya upaya diversi kepada anak pelaku untuk mencegah
anak pada pemidanaan.
Disarankan kepada pihak Kepolisan Resor Kota Banda Aceh dalam
penerapan diversi terhadap tindak pidana penganiayaan agar dapat dilakukan
dengan baik sudah seharusnya pihak kepolisian menargetkan orang tua yang
memiliki anak agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima,
dan tujuan akhir mempermudah upaya diversi. Disarankan untuk mengatasi
hambatan lebih sering menggunakan cara yang bersentuhan dengan masyarakat
seperti upaya sosialisasi pentingnya upaya diversi. Disarankan agar pihak
Kepolisan Resor Kota Banda Aceh dapat melaksanakan sosialisasi terkait hak�hak anak di tiap-tiap gampong yang menjadi wilayah hukum Polisi Resor Kota
Banda Aceh
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Riza Chatias Pratama S.H.,LLM. |
| Uncontrolled Keywords: | PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN PENGANIAYAAN |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 04:37 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3073 |
