FARAH DINA, FARAH DINA (2025) Tindak Pidana Eksploitasi Anak Yang Di Lakukan Oleh Orang Tua Kandung (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
skripsi.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pasal 76I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,
Mengatur tentang larangan eksploitasi terhadap anak. Namun eksploitasi terhadap anak tetap
terjadi di Banda Aceh. Dimana dua orang anak diperintahkan untuk mengemis oleh orang tua
kandungnya lalu, uang hasil mengemis diambil oleh orang tuanya dan digunakan untuk
membeli narkotika jenis sabu-sabu. Apa faktor penyebab orang tua kandung menyuruh anak
untuk mengemis, bagaimana perlindungan hak anak dan bentuk sanksi kepada orang tua
kandung yang melakukan penyalahgunaan narkotika.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab orang tua kandung
mengeksploitasi anak dan upaya pencegahannya. Bentuk Perlindungan hukum bagi
anak korban. Sanksi yang diberikan kepada pelaku tindak pidana eksploitasi anak
yang juga merupakan pecandu narkotika.
Penelitian ini menggunakan penelitian metode yuridis empiris. Data primer diperoleh
melalui studi studi lapangan (field research) dengan wawancara kepada aparat penegak
hukum, aktivis perlindungan anak, dan masyarakat sebagai informan kunci. Data sekunder
diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dengan analisis terhadap peraturan
perundang-undangan, buku teks, dan artikel ilmiah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua memanfaatkan anaknya untuk
mengemis disebabkan karena kemiskinan secara ekonomi dan ketergantungan menggunakan
sabu-sabu. Kondisi mental pelaku yang belum siap menjadi orang tua yang bertanggung
jawab karena melakukan pernikahan dini. Bentuk perlindungan hukum terhadap anak korban
eksploitasi ekonomi telah diatur dalam UUPA yakni hak pemulihan fisik,psikologis dan
sosial setelah menjadi korban eksploitasi. Anak juga berhak mendapat bantuan hukum berupa
pendampingan dan advokasi. Sanksi yang diberikan kepada pelaku cukup ringan untuk
perbarengan perbuatan pidana (eksploitasi dan narkotika). Padahal seharusnya pelaku
mendapatkan hukuman yang berat karena telah melakukan concursus.
Di sarankan kepada pemerintah daerah melaksanakan sosialisasi kepada calon orang
tua untuk mempersiapkan diri secara ekonomi dan mental sebelum menikah dan punyak
anak, Kepada dinas sosial agar melakukan penertiban supaya tidak ada lagi anak yang
mengemis di warung kopi. Kepada hakim agar menjatuhkan hukuman maksimal kepada
pelaku sehingga memberikan efek jera dan mencegah orang tua lainnya melakukan perbuatan
yang sama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Nora Mia Azmi, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | TINDAK PIDANA EKSPLOITASI ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ORANG TUA KANDUNG |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 03:36 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3051 |
