M. Mahadi Zarisa, 1801110021 (2023) Pelaksanaan Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Menghancurkan Dan Perusakan Barang (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Resor Polres Aceh Tengah). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (551kB)
PDF GABUNGAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Dalam rangka untuk mencari tersangka dalam setiap kaidah pidana,
maka harus dilaksanakan pada proses penyidikan oleh penyidik tersebut pada
tindak pidana perusakan dan pemghancuran barang. Dalam melaksanakn
penyidikan, penyidik mempuanyai hak dan kewenanganya seperti yang diatur
yang mana diatur dalam Pasal 7 KUHAP. Akan tetapi dalam kenyataanya ada
beberapa kasus tindak pidana perusakan barang yang belum dapat diteruskam
ke Pengadilan Negeri Aceh Tengah. Hal ini menunjukan bahwa penyidik
belum dapat bekerja secara optimal di Polres Aceh Tengah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab
sehingga penyidik di Polres Aceh Tengah belum dapat berfungsi secara
optimal, bagaimana proses penyidikan terhadap tindak pidana
menghancurkan dan perusakan barang, apakah hambatan yang dihadapi oleh
penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana menghancurkan dan
perusakan barang, dan apa upaya terhadap pengoptimalan penyidik di Polres
Aceh Tengah.
Metode yang digunkan dalam penelitian ini yuridis empiris, untuk
memperoleh data menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (library
research) dengan cara mempelajari buku-buku literatur, Perundang-Undangan
serta pendapat para sarjana yang relevan dengan penlulisan skripsi ini. Dan
pendekatan secara lapangan (field research) dengan cara mewawancarai
informan dan responden guna untuk memaparkan data yang diperoleh.
Hasil dalam penelitian ini menjelaskan bahwa penyidik di Polres Aceh
Tengah belum dapat berfungsi secara optimal karena faktor sarana atau
fasilitas yang belum memadai, faktor waktu dan jumlah Penyidik yang masih
minim, proses penyidikan sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 14
Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana dimulai dari
membuat laporan, melakukan penyelidikan, melakukan penyidikan dan lain
sebagainya yang diatur dalam peraturan ini, hambatan dalam menjalankan
tugasnya di Aceh Tengah adalah kurangnya koordinasi antara penyidik dan
penuntut Umum, keterangan tersangka yang kadang membinggungkan, dan
kendala waktu yang singkat, upaya Polres Aceh Tengah yaitu harus
mengoptimalkan peran penyidik dan penyelidik, melengkapi sarana dan
prasarana, melakukan sosialisasi, menambahkan jumlah penyidik, dan
menyekolahan para penyidik Polres Aceh Tengah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | T.Moefizar, S.H.,M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | PELAKSANAAN PENYIDIKAN TERHADAP PELAKU 2023 TINDAK PIDANA MENGHANCURKAN DAN PERUSAKAN BARANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM RESOR POLRES ACEH TENGAH) |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 09:25 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 09:25 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/3025 |
