ANGGI HERMAWAN, 1901110052 (2024) Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Dilakukan Oleh Oknum Tni (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
Abstract
Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah
Tangga menjelaskan ”Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik
dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a
dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling
banyak Rp. 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). Namun, dalam prakteknya
kekerasan fisik dalam rumah tangga dilakukan oleh anggota TNI yang tugasnya
adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya
Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan oleh Oknum TNI, penerapan
sanksi bagi Oknum TNI yang melakukan Kekerasan dalam rumah tangga, serta
Upaya menanggulangi Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dilakukan Oknum
TNI.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Data dalam penulisan
skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.
Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mengkaji
peraturan perundang-undangan, buku-buku dan pendapat para ahli hukum yang
berkaitan dengan masalah yang dibahas, sedangkan penelitian lapangan
dimaksudkan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai responden
dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui faktor penyebab terjadinya
kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oknum TNI adalah faktor
hutang piutang, faktor beban pekerjaan, faktor komunikasi dan faktor emosi.
Penerapan sanksi terhadp oknum yang melakukan kekerasan dalam rumah
tangga adalah sanksi yang diberikan antara lain pidana penjara, pindah lokasi
dinas dan dicopot dari jabatannya. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi
kekerasan dalam rumah tangga adalah upaya preventif oleh KODAM IM
bekerjasama dengan oditural militer dalam pembinaan dan sosialisasi kepada
anggota TNI dan upaya represif yaitu pemberian sanksi sesuai dengan kejahatan
yang dibuktikan oleh hakim dimuka persidangan militer
Disarankan kepada aparat TNI agar tidak cepat emosi dan memisahkan
antara pekerjaan dan keluarga di rumah agar tidak terjadi kekerasan dalam rumah
tangga, kepada hakim agar oknum yang terbukti bersalah untuk dihukum sesuai
dengan kejahatannya dan seberat-beratnya agar mendapatkan efek jera, dan
KODAM IM agar selalu memberikan pembinaan terhadap anggota TNI.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1901110052 |
| Uncontrolled Keywords: | TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH OKNUM TNI |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 06:07 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 06:07 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2990 |
