Determinan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Tingkat Sma/Ma Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie

PUTRI SALSABILA, 2007110033 (2024) Determinan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd) Pada Remaja Putri Di Tingkat Sma/Ma Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[thumbnail of SKRIPSI_PUTRI SALSABILA.pdf] Text
SKRIPSI_PUTRI SALSABILA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Anemia menjadi salah satu gangguan kesehatan tertinggi pada kalangan
remaja di Indonesia. Prevalensi anemia mencapai 32%, berarti 3 dari 10 remaja
mengalami anemia, terutama pada remaja putri yang beresiko lebih besar terkena
anemia karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan. Pemerintah
berupaya menurunkan prevalensi anemia yaitu dengan membagikan tablet
tambah darah pada wanita sejak usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui determinan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.
Penelitian ini dilakukan dengan metode crossectional. Populasi dalam
penelitian ini berupa remaja putri di 4 sekolah tingkat SMA/MA di kecamatan Pidie
kabupaten Pidie sebanyak 1.729. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik
cluster random sampling dengan mengambil 10% dari keseluruhan remaja putri
dari tiap sekolah dan didapatkan sampel sebanyak 173. Penelitian dilakukan pada
26 dan 27 Januari 2024 mengunakan angket. Analisa data univariat dan bivariat
menggunakan SPSS statistic 20.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri berumur
16 tahun 47.4%, kelas XI 59%, dari MAN 1 Pidie 43.9%, tidak konsumsi TTD 72.3%,
sumber informasi kurang 57.2%, keluarga tidak berperan 67.1%, teman sebaya
tidak berperan 62.4%, guru berperan 66.5%, petugas kesehatan berperan 71.1%.
Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan sumber informasi (P
value = 0.000), peran keluarga (P value= 0.001), peran teman sebaya (P value=
0.005) dengan konsumsi tablet tambah darah, serta tidak ada hubungan antara
peran guru (P value=0.694) dan peran petugas kesehatan (P value= 0.962) dengan
konsumsi tablet tambah darah.
Dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 variabel yang berhubungan dengan
konsumsi tabet tambah darah yaitu sumber informasi, peran keluarga, dan peran
teman sebaya. Diharapkan petugas kesehatan untuk melakukan lebih banyak
pendekatan dan penyuluhan pada remaja putri. Serta dapat menentukan kader di
sekolah untuk melakukan pemantauan pada remaja putri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr.Basri Aramico.ib.,SKM.MPH Nopa Arlianti,SKM,MKM
Uncontrolled Keywords: Anemia, Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), Sumber informasi, Peran keluarga, Peran teman sebaya
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 05 Sep 2026 07:18
Last Modified: 05 Sep 2026 07:18
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2908

Actions (login required)

View Item
View Item