JIHAN SORAYA HERMAWAN, 2007110049 (2024) Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Kelompok Usia 20-44 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Ulee Kareng Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (253kB)
Skripsi Jihan Soraya Hermawan.pdf
Download (18MB)
Abstract
Peningkatan angka kejadian diabetes melitus tipe 2 menunjukkan bahwa
banyak individu tidak menyadari urgensi penyakit tersebut, terutama di wilayah kerja
Puskesmas Ulee Kareng yang memiliki prevalensi tertinggi. Oleh karena itu,
diperlukan penelitian yang lebih mendalam terkait dengan penyakit ini. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus
Tipe 2 pada kelompok usia 20-44 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ulee Kareng pada
tahun 2023.
Desain penelitian ini dalam bentuk deskriptif analitik dengan pendekatan case
control perbandingan 1:1. Populasi penelitian ini merupakan seluruh pasien berusia
20-44 tahun yang ada di puskesmas ulee kareng berjumlah 162 orang. Pengambilan
sampel dengan iconvenience sampling dan penetapan jumlah sampel menggunakan
rumus Lameshow sehingga diperoleh sampel 47 penderita diabetes sebagai kasus
(case) dan 47 sampel tidak menderita diabetes (control). Pengumpulan data
dilakukan dari tanggal 19 Desember 2023 - 2 Januari 2024 menggunakan kuesioner
dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi-Square dan
perhitungan Odds Ratio (OR) menggunakan software SPSS.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang
diabetes melitus kurang (42,6%), melakukan aktivitas fisik berat (26,6%), memiliki
pola makan yang kurang baik (59,6%), mengalami hipertensi (67,0%), dan memiliki
riwayat keluarga dengan DM tipe 2 (50%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan
signifikan antara pengetahuan (p=0,014; OR=3,157), aktivitas fisik (p=0,021;
OR=14,103), pola makan (p=0,006; OR=3,348), hipertensi (p=0,000; OR=36,667), dan
riwayat keluarga (p=0,0015; OR=3,419) dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada
kelompok usia 20-44 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ulee Kareng pada tahun 2023
Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan, pola makan, aktivitas fisik,
hipertensi dan riwayat keluarga menjadi faktor risiko penyakit diabetes melitus II.
Saran yang diberikan oleh peneliti kepada pihak puskesmas untuk memprioritaskan
edukasi kepada masyarakat sehingga dapat lebih memerhatikan gaya hidup sehat,
memperbanyak aktivitas fisik, perbaikan pola makan, dan pemantauan kesehatan
secara rutin sangat dianjurkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Agustina,SST.M.Kes Anwar Arbi,S.Si,M.pd |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, pengetahuan, aktivitas fisik, pola makan, hipertensi, riwayat keluarga |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 06:44 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 06:44 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2888 |
