Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021

RINA YUSANTI, 1607110132 (2021) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Form A, Form B.pdf] Text
Form A, Form B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (57kB)
[thumbnail of Skripsi Rina Yusanti.pdf] Text
Skripsi Rina Yusanti.pdf

Download (830kB)

Abstract

Laporan Puskesmas Simeulue Barat tahun 2019 menyebutkan bahwa angka
kejadian BBLR sebanyak 38 kasus (23,6%). Bayi dengan BBLR memiliki dampak yaitu
gangguan metabolik, imunitas, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, cairan
bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas
Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control, populasi
sebanyak 35 bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), teknik pengambilan
sampel menggunakan metode total sampling menggunakan perbandingan 1:1
sehingga total populasi didapatkan adalah 38 bayi dengan berat badan lahir rendah
(BBLR) dan 38 bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan laporan puskesmas. Penelitian
dilakukan pada tanggal 17 - 31 Maret tahun 2021 di Wilayah Kerja Puskesmas
Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021. Analisis data mengunakan Uji chi
square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya resiko mengalami berat badan
lahir rendah (BBLR) dan hubungan yang signifikan antara paritas (OR=6,50; P =
0,001), usia ibu (OR=6,19; P = 0,001), jarak kehamilan (OR=11,31; P = 0,001),
asupan zat besi (OR= 8,17; P = 0,001), sayur dan buah (OR=6,08; P = 0,001), dan
pendapatan (OR=16,34; P = 0,001) dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di
Wilayah Kerja Puskesmas Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adanya resiko mengalami berat badan lahir
rendah (BBLR) dan hubungan yang signifikan antara paritas, usia ibu, jarak
kehamilan, asupan zat besi, sayur dan buah, pendapatan di Wilayah Kerja
Puskesmas Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2021. Disarankan bagi
Puskesmas diharapkan mengadakan kegiatan kunjungan rumah terhadap ibu hamil
yang tidak rutin ke pelayanan kesehatan, serta memberikan motivasi dan konseling
kepada ibu agar menjalani kehamilan yang sehat sehingga akan melahirkan bayi
dengan berat badan lahir normal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Prof.Asnawi Abdullah.Ph.D Irma Hamisah,SKM.,MPH
Uncontrolled Keywords: BBLR, Paritas, Usia Ibu, Jarak Kehamilan, Asupan Zat Besi, Sayur dan Buah, Pendapatan.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 05 Sep 2026 05:50
Last Modified: 05 Sep 2026 05:50
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2878

Actions (login required)

View Item
View Item