Analisis Faktor Risiko Stunting Pada Balita Usia >6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh 2023

SANDRA NOVITA, 1907110013 (2023) Analisis Faktor Risiko Stunting Pada Balita Usia >6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)
[thumbnail of SKRIPSI SANDRA NOVITA.pdf] Text
SKRIPSI SANDRA NOVITA.pdf

Download (6MB)

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan
pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya sebagai
akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko stunting pada balita usia >6-59
bulan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasional analitik
dengan pendekatan case control yaitu dapat dipergunakan untuk menilai berapa
besarkah risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam yang berjumlah 43
balita yang mengalami stunting sebagai kasus (case) dan sebanyak 43 balita normal
sebagai kontrol (control). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan
observasi dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian.
Hasil analisis Univariat menunjukkan bahwa balita dalam kategori stunting
sebanyak 43 responden atau sekitar 50,0%, sisanya yaitu balita normal sebanyak 43
responden atau sekitar 50,0%, variabel berat badan lahir balita dalam kategori BBLR
sebanyak 43 responden atau sekitar 50,0 %, sisanya yaitu balita dalam kategori
normal yaitu 43 responden atau sekitar 50,0%, variabel asupan energi balita dalam
kategori cukup sebanyak 49 responden atau sekitar 57,0%, sisanya asupan energi
balita dalam kategori kurang sebanyak 37 responden atau sekitar 43,0%, variabel
asupan protein balita dalam kategori cukup sebanyak 53 responden atau sekitar
61.6%, sisanya yaitu asypan protein balita dalam kategori kurang sebanyak 33
responden atau sekitar 38,4%, variabel penyakit infeksi dalam kategori ada
mengalami sebanyak 48 responden atau sekitar 55,8%, sisanya yaitu penyakit
infeksi dalam kategori tidak mengalami sebanyak 38 responden atau sekitar 44,2%.
Dari hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada pengaruh antara asupan energi
nilai p value = 0,000, asupan protein p value = 0,015, berat badan lahir rendah p
value = 0,000 dan penyakit inveksi p value = 0,001 dengan kejadian stunting pada
balita di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Pada Tahun 2023.
Disarankan kepada pihak Puskesmas agar lebih banyak memberikan
penyeluhan kepada ibu-ibu tentang bahaya stunting pada balita, tujuanya untuk
meminimalisirkan dampak risiko stuntuing pada balita kedepanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr.Basri Aramico ib,SKM,MPH Ramadhaniah,S.GZ.,MPH
Uncontrolled Keywords: Risiko Stunting, Asupan Energi, Asupan Protein, BBLR, Penyakit Infeksi.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 05 Sep 2026 04:42
Last Modified: 05 Sep 2026 04:42
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2846

Actions (login required)

View Item
View Item