FARIN REGINA, 2007110001 (2024) Analisis Perilaku Pencegahan Filariasis Di Wilayah Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
SKRIPSI FARIN REGINA.pdf
Download (6MB)
Abstract
Filariasis merupakan pembengkakan di kaki, tangan, payudara dan organ genital.
Filariasis dapat menyebabkan kecatatan seumur hidup, menimbulkan stigma sosial dan
menurunnya produktivitas kerja. Aceh Utara dengan kasus tertinggi yaitu 95 kasus
(0,015%), Aceh Timursebanyak 64 kasus(0,014%), Pidie dengan 51 kasus (0,011%), Aceh
Jaya dengan 48 kasus(0,05%) dan Aceh Besar dengan 43 kasus(0,01%). Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui perilaku pencegahan Filariasis di wilayah kecamatan Madat
kabupaten Aceh Timur tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang bersifat deskriptif.
Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kecamatan Madat kabupaten
Aceh Timur dengan minimal usia 19 tahun. Penentuan sampel menggunakan rumus
Slovin dan didapatkan hasil sebanyak 90 responden dan di ambil menggunakan
accicental random sampling. Pengumpulan data dilakukan selama 10 hari dari tanggal
04 s/d 14 Desember 2023 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data
menggunakan uji chi- Square dan di olah menggunakan SPSS.
Hasil analisis univariat perilaku pencegahan Filariasis baik pada masyarakat
(28,9%), Sedangkan perilaku pencegahan Filariasis kurang baik pada masyarakat
(71,1%). Jumlah responden laki-laki (42,2%), perempuan (57,8%), responden umur
dewasa (50%), pra lanjut usia (35,6%) dan lansia (14,4%), responden yang bekerja (50%)
yang tidak bekerja (50%), responden lingkungan yang beresiko (64,4%) yang tidak
beresiko 35,6%), responden yang berpengetahuan baik (20%) cukup (73,3%), dan kurang
(6,7%), responden yang bersikap positif (41,1%) dan negatif (58,9%). Hasil analisis
bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (0,001), jenis pekerjaan
(0,005), lingkungan (0,005), pengetahuan (0,001) dan sikap (0,001) dengan perilaku
pencegahan Filariasis. Sedangkan umur (0,166) tidak ada hubungan dengan perilaku
pencegahan Filariasis.
Disimpulkan bahwa masyarakat diwilayah kecamatan Madat kabupaten Aceh
Timur masih kurang dalam berperilaku pencegahan Filariasis. Disarankan kepada kepala
puskesmas untuk meningkatkan penyuluhan, kepada tokoh masyarakat disarankan agar
dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan pencegahan dan kepada peneliti
selanjutnya diharapkan dapat meneliti wilayah lain dengan kasus tertinggi Filariasis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Farrah Fahdhienie,SKM,MPH Vera Nazhira Arifin,Mph |
| Uncontrolled Keywords: | Filariasis, Pencegahan, Lingkungan, Pengetahuan, Cross Sectiona |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 03:15 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2802 |
