EJA SAPRIANSYAH, 2007110006 (2024) Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Air Bersih Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Panteraja Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
SKRIPSI EJA SAPRIANSYAH.pdf
Download (2MB)
Abstract
Stunting merupakan suatu masalah yang paling serius bagi kesehatan masyarakat
yang di hadapi oleh Indonesia, terutama di Provinsi Aceh. Terdapat beberapa wilayah di
provinsi Aceh dengan angka stunting terbanyak sampai beberapa wilayah. Salah satunya
kabupaten Pidie Jaya sebesar 37.8%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan
sanitasi lingkungan dan air bersih terhadap kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di
wilayah panteraja Kabupaten Pidie Jaya tahun 2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah desain case control dengan perbandingan
1:1. Populasi penelitian terdiri dari balita usia 1-5 tahun, dengan 60 stunting dan 60 kontrol
yang tidak stunting yang dilakukan pada 11 januari sampai dengan tanggal 21 januari.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji
Chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR) dengan menggunakan software SPSS.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa umur ibu yang mempunyai balita dengan
rata-rata >35 tahun, Pendidikan terakhir ibu terdiri dari SD (22.5%), SMP (45,8%) dan SMA
(31.7%). Jenis kelamin balita terdiri dari perempuan sebanyak 58.% dan Laki-laki (41.7%).
Kejadian stunting terdiri dari stunting sebanyak (50%) dan tidak stunting sebanyak (50%).
Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan memilliki (p-value = 0.000, OR
= 3,19, CI 95%= 59,4-1712,9) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting dan
termasuk ke dalam faktor risiko, sedangkan air bersih memiliki (p-value = 0.000, OR = 2,66,
CI 95%=56,9 – 1242,8) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting dan
termasuk ke dalam faktor risiko stunting.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sanitasi lingkungan dan air bersih memiliki
hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting dan merupakan faktor risiko dari
kejadian stunting. Oleh karena itu, Diperlukan edukasi kepada masyarakat tentang
pentingnya sanitasi lingkungan dan air bersih agar prevalensi kejadian stunting dapat
ditekan. Peran pemerintah juga sangat krusial dalam mengendalikan serta memberikan
upaya perbaikan sanitasi lingkungan guna meminimalisasi kejadian stunting pada balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dr,Basri Aramico,lb.,SKM.,MPH Eddy Azwar ,SKM,M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Sanitasi Lingkungan, Air Bersih. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 09:38 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 09:38 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2770 |
