BESKI WARDANA, 1907110054 (2024) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia >6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Alafan Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
SKRIPSI BESKI WARDANA.pdf
Download (6MB)
Abstract
Stunting menjadi masalah global yang serius, saat ini diperkiraan telah terjadi pada
lebih dari 160 juta anak usia balita di seluruh dunia dan jika tidak ditangani dengan baik,
diperkirakan pada tahun 2025 akan ada penambahan 127 juta anak stunting di dunia.
Kabupaten Simeulue berada di posisi ke-4 kejadian stunting 37,2% di Provinsi Aceh. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting
pada balita usia >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kecamatan Alafan
Kabupaten Simeulue Tahun 2023.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi
pada penelitian ini seluruh ibu yang memiliki balita usia >6-59 bulan di wilayah kerja
Puskesmas Alafan Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023 berjumlah 126
orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel
sebanyak 56 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 28 November - 08 Desember 2023. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan alat pengukuran
sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan rumus chi-square
menggunakan SPSS.
Penelitian menunjukkan bahwa 69,6% balita stunting, 62,5% tidak ada jarak
kelahiran, 55,4% tidak ada pemberian kolostrum, 58,9% tidak ada ASI Ekslusif, 55,4%
imunisasi tidak lengkap, 60,7% pertumbuhan anak tidak dipantau, 64,3% budaya kurang
baik, 57,1% usia ibu dewasa awal. Dari hasil uji statistik didapatkan bahwa ada hubungan
antara jarak kelahiran (p-value 0,000), pemberian kolostrum (p-value 0,000), ASI ekslusif (p�value 0,000), imunisasi dasar lengkap (p-value 0,000), pemantauan pertumbuhan anak (p�value 0,002), budaya (p-value 0,000) dengan kejadian stunting pada balita usia >6-59 bulan
di wilayah kerja Puskesmas Alafan Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023,
sedangkan usia ibu tidak ada hubungan (p-value 0,280) dengan kejadian stunting pada
balita usia >6-59 bulan.
Kesimpulan dalam penelitian adalah terdapat 6 variabel yang berhubungan (jarak
kelahiran, pemberian kolostrum, ASI ekslusif, imunisasi dasar lengkap, pemantauan
pertumbuhan anak, budaya) dan satu variabel yang tidak berhubungan (usia ibu) dengan
dengan kejadian stunting pada balita usia >6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Alafan
Kecamatan Alafan Kabupaten Simeulue Tahun 2023. Disarankan kepada pihak Puskesmas
agar lebih banyak memberikan tindakan dan penyuluhan kepada ibu-ibu mengenai bahaya
stunting pada balita, tujuannya agar anak usia tersebut dapat terlepas dari penyakit
stunting dan berkembang dengan normal seperti anak-anak lainnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dr,Basri Aramico.lb.,SKM.,MPH Ramadhaniah,S.Gz,MPH |
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Pemberian Kolostrum, ASI Ekslusif, Imunisasi Dasar Lengkap, Pemantauan Pertumbuhan Anak |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 08:50 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 08:50 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2763 |
