Strategi Promosi Kesehatan Dalam Pencegahan Kasus Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritit Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2020

AKBAR MAULANA, 1607110117 (2022) Strategi Promosi Kesehatan Dalam Pencegahan Kasus Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritit Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Tahun 2020. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of from b.pdf] Text
from b.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB)

Abstract

Puskesmas Simpang Teritit menempati peringkat ke-3 kasus stunting dari 9
Puskesmas yang berada di Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah pada penelitian ini
adalah bagaimana hubungan strategi promosi kesehatan (advokasi, bina suasana dan
gerakan pemberdayaan masyarakat) dengan pencegahan stunting. Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui hubungan advokasi, bina suasana dan gerakan pemberdayaan
masyarakat terhadap pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Simpang Teritit
Kecamatan Wih Pesam Tahun 2020.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode
wawancara mendalam (indepth interview) kepada 10 orang informan penelitian. Lokasi
penelitian di wilayah kerja Puskesmas Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam. Teknik
pengambilan sampel/informan penelitian adalah teknik purposive sampling dengan metode
snowball sampling.
Hasil penelitian adalah advokasi/dukungan didapat dari pemerintahan daerah, Dinas
Kesehatan, dan stakeholder. Selain itu, dukungan dari lintas sektor adalah Dinas Sosial,
pemuka agama, kepala desa, Lembaga-lembaga swadaya masyarakat sedangkan lintas
program adalah seksi gizi, KIA, imunisasi, seksi lingkungan. Sedangkan bina suasana adalah
program pemberian tablet tambah darah (TTD), penyuluhan di desa-desa lokus stunting,
kelompok Bina Keluarga Balita (BKB), posyandu, penyuluhan tentang 1000 Hari Pertama
Kehidupan (HPK), pembinaan remaja, Gebrak Tuntas dan Rumah Gizi. Untuk Gerakan
Pemberdayaan Masyarakat masih ditemukan kendala/hambatan pada sumber daya
manusia (SDM) yang kurang, karakter masyarakat yang sulit untuk diajarkan, perilaku BAB
sembarangan, dan masyarakat tidak mendukung kegiatan yang dilaksanakan. Program
pemberdayaan masyarakat yang sudah tercapai adalah, imunisasi, posyandu, KMS dan
kegiatan gotong royong dibeberapa kampung.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah strategi promosi kesehatan di wilayah kerja
Puskesmas Simpang Teritit sudah dilaksanakan, akan tetapi yang menjadi hambatan adalah
perilaku dan kebiasaan masyarakat yang sulit dirubah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Vera Nazhira Arifin,MPH Dra.Eulisa Fajriana,M.Kes
Uncontrolled Keywords: Advokasi, Bina Suasana, Gerakan Pemberdayaan Masyarakat, Stunting
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 04 Sep 2026 08:23
Last Modified: 04 Sep 2026 08:23
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2753

Actions (login required)

View Item
View Item