Djumiati, 2207210022 (2025) Faktor-Faktor Frailty Pada Lansia Di Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
Thesis.pdf
Download (17MB)
form b.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
Abstract
Frailty adalah sindrom klinis yang menggambarkan keadaan kerentanan dan penurunan yang sering terlihat pada orang lanjut usia. Frailty berdampak terhadap penurunan fungsi fisik, peningkatan risiko cedera, kualitas hidup yang buruk, serta risiko kematian yang lebih tinggi. Namun, Aceh merupakan salah satu provinsi tertinggi dalam kasus penyakit tidak menular dan jumlah Lansia tertinggi Lansia berada di ingin Jaya. ini artinya semakin tinggi risiko terjadinya frailty. Penelitian ini Frailty adalah sindrom klinis yang menggambarkan keadaan kerentanan dan penurunan yang sering terlihat pada orang lanjut usia. Frailty berdampak terhadap penurunan fungsi fisik, peningkatan risiko cedera, kualitas hidup yang buruk, serta risiko kematian yang lebih tinggi. Namun, Aceh merupakan salah satu provinsi tertinggi dalam kasus penyakit tidak menular dan jumlah Lansia tertinggi Lansia berada di ingin Jaya. ini artinya semakin tinggi risiko terjadinya frailty. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor frailty pada Lansia di Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh Lansia di Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar dengan usia >60 tahun sebanyak 3.148 Lansia. Cara pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 138 Lansia.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan paling dominan antara kondisi psikologis yang mengalami depresi ringan (OR=86,98; 95%CI=7,98-947,96; p=0,0001), ada penyakit komorbid (OR=32,93; 95%CI=2,06-527,62; p=0,014), adanya penelantaran (OR=19,96; 95%CI=1,09-364,01; p=0,043), malnutrisi (OR=14,46; 95%CI=1,72-121,84; p=0,014), intelektual terganggu (OR=13,97; 95%CI=1,09-364,01; p=0,018), dan kondisi fisik mengalami somatik berat (OR=8,52; 95%CI=0,79-92,44; p=0,078) dengan frailty pada Lansia.
Kondisi psikologis yang mengalami depresi ringan merupakan faktor yang paling dominan dengan frailty pada Lansia. Sehingga diharapkan kepada keluarga inti, tetangga terdekat, serta kader kesehatan di tingkat gampong untuk meningkatkan perhatian terhadap aspek psikologis Lansia, melalui interaksi sosial yang rutin, komunikasi interpersonal yang hangat, serta pemberian dukungan emosional secara konsisten. Upaya sederhana seperti menyapa, mendengarkan keluhan, atau menemani Lansia dalam aktivitas ringan terbukti dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas mental dan mengurangi risiko frailty akibat isolasi sosial maupun perasaan terabaikan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. Radhiah Zakaria, M.Sc 2. Dr.rer.med Marthoenis, MSc, MPH |
| Uncontrolled Keywords: | Frailty, Lansia, Aceh Besar |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 08:03 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 08:03 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2584 |
