Rika Meutia, 2407210003 (2026) Pelayanan Gigi Tiruan Pada Lansia Dalam Kerangka Universal Health Coverage: Sebuah Scoping Review Menggunakan Who Universal Coverage Cube. Masters thesis, Uiniversitas Muhammadiyah Aceh.
TESIS LENGKAP.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ERAGE CUBE
Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi
dan mulut, khususnya kehilangan gigi yang berdampak pada fungsi kunyah, status
gizi, dan kualitas hidup. Gigi tiruan menjadi salah satu intervensi penting untuk
mengatasi permasalahan tersebut. Meskipun berbagai negara, termasuk Indonesia,
telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC), perlindungan terhadap
pelayanan gigi tiruan bagi lansia masih menunjukkan variasi dan keterbatasan.
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pelayanan gigi tiruan bagi lansia dalam
kerangka Universal Health Coverage menggunakan WHO Universal Health Coverage
Cube.
Penelitian ini menggunakan desain scoping review sesuai pedoman Joanna
Briggs Institute dan dilaporkan menggunakan PRISMA-ScR. Pencarian literatur
dilakukan pada beberapa basis data ilmiah dan literatur abu-abu yang relevan dengan
pelayanan gigi tiruan, lansia, dan UHC. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi
dianalisis secara deskriptif dan dipetakan berdasarkan tiga dimensi UHC, yaitu
cakupan populasi, cakupan layanan, dan perlindungan finansial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan gigi tiruan bagi lansia masih
bervariasi antar negara. Pada dimensi cakupan populasi, tidak semua lansia secara
konsisten tercakup sebagai penerima manfaat. Pada dimensi cakupan layanan, jenis
gigi tiruan yang dijamin umumnya terbatas. Sementara itu, pada dimensi
perlindungan finansial, lansia masih berisiko menanggung biaya sendiri meskipun
layanan tercantum dalam kebijakan. Temuan ini menunjukkan adanya
ketidakseimbangan antar dimensi Universal Health Coverage dalam pelayanan gigi
tiruan bagi lansia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka UHC telah
diterapkan, perlindungan terhadap pelayanan gigi tiruan bagi lansia belum optimal
dan masih memerlukan penguatan, terutama dalam aspek keadilan dan
perlindungan finansial. Kerangka WHO Universal Health Coverage Cube efektif
digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan dan dapat menjadi dasar
bagi perumusan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lansia.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dharina, SKM, MKM, PhD 2. Meutia Zahara, MSc, PhD |
| Uncontrolled Keywords: | lansia, gigi tiruan, akses dan cakupan biaya, scoping review |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | PASCASARJANA > Magister Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository . |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 05:41 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 05:41 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2294 |
