Fida Filaya Maina, 2203120080 (2024) Pengendalian Waktu Dan Biaya Proyek Pembangunan Konstruksi Gedung Dengan Critical Path Method (Studi Kasus : Proyek Loka Pom Kabupaten Aceh Tengah). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (6MB)
FORM B.pdf
Download (823kB)
Abstract
Pelaksanaan proyek konstruksi merupakan rangkaian yang memiliki keterkaitan
pekerjaan satu sama lain, untuk menjadikan pembangunan menjadi sebuah sarana
prasarana yang berguna bagi masyarakat. Proyek Loka POM Kabupaten Aceh
Tengah ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp.6.414.000.000 (Enam Miliar Empat
Ratus Empat Belas Juta Rupiah) dengan luas ± 1.507 m2 yang terdiri dari 2 (dua)
lantai. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, proyek ini mengalami
keterlambatan pada pengerjaannya. Masalah yang mendasari penelitian ini ialah
metode sebelumnya menyajikan informasi secara terbatas dan tidak dapat
menampilan hubungan antar kegiatan, dan lintasan kritis. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui durasi dan biaya proyek serta untuk mengetahui efisiensi waktu
dan biaya pada proyek, menilai sedikitnya informasi yang didapat maka akan
digunakan Critical Path Method dalam penelitian ini. Penelitian ini dapat
memberikan gambaran terkail hubungan antar kegiatan proyek, ketergantungan
item kegiatan, Network Planning, lintasan kritis dan percepatan waktu.
Pengumpulan data pada penelitian ini berupa Time Schedule dan Rencana
Anggaran Biaya yang didapat dari pihak terkait. Total hari awal proyek 126 hari
dan dilakukan percepatan menggunakan analisis data dengan Critical Path Method
dengan melakukan percepatan alternatif 14 hari dan 7 hari pada Network Planning,
menghitung probabilitas menggunakan Program Evaluation and Review Technique
pada target durasi 98 hari, dan menghitung biaya menggunakan Critical Path
Method. Berdasarkan hasil Analisa menggunakan Critical Path Method proyek
dapat dipercepat 21 hari dengan durasi awal 126 hari menjadi 105 hari dengan
persentase probabilitas 99.74% dan pada pengendalian biaya didapatkan hasil yang
awalnya biaya sebesar Rp. 6.414.000.000.00.- dan menggunakan biaya langsung
yang berjumlah Rp. 5.778.378.378,38 mengalami peningkatan sebesar Rp.
6.313.951.548,58.- dengan jumlah total Rp. 6.949.573.170,2. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa durasi proyek yang dipercepat 21 hari dapat dilakukan
dengan 0,83% perharinya, namun mengalami kenaikan biaya sebesar 0,92%
perharinya, sehingga durasi yang dipercepat menyebabkan kenaikan biaya proyek.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST., MM, IPU, ASEAN Eng, ACPE., APEC.Eng |
| Uncontrolled Keywords: | CPM, waktu, biaya, network planning. |
| Subjects: | 600 Teknik > 620 Teknik Sipil |
| Divisions: | FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:32 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:32 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2283 |
