Analisis Faktor Kejadian Penyakit Skabies Di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Tahun 2024

Yeni Apriliani, 1807110126 (2024) Analisis Faktor Kejadian Penyakit Skabies Di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Tahun 2024. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)
[thumbnail of PDF GABUNGAN.pdf] Text
PDF GABUNGAN.pdf

Download (7MB)

Abstract

Scabies merupakan infeksi parasit pada kulit yang disebabkan oleh Sarcoptes scabei var hominis dengan keluhan gatal terutama malam hari yang ditandai dengan adanya kelainan pada kulit berupa papula, vesikula, urtikaria, dan krista. Berdasarkan study pendahuluan yang dilakukan peneliti di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh dengan wawancara dan observasi pada 10 santri yang diambil secara acak di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh, didapatkan 60% atau 6 dari 10 santri yang terkena skabies. Sedangkan terdapat 40% atau 4 dari 10 santri yang tidak terkena scabies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian penyakit skabies di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh tahun 2024.
Metode penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh santri MTsN (yang skabies dan tidak skabies) di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh sebanyak 263 santri. Sampel adalah santri di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh sebanyak 73 santri. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal 10-20
Januari 2024 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 21.
Hasil penelitian univariat menunjukkan 52.1% responden yang mengalami scabies,
57.5% berpengetahuan kurang baik, 52.1% personal hygienenya kurang baik, 53.4% sarana prasarananya kurang lengkap, 53.4% kelembaban ruangannya tidak memenuhi syarat,
53.4% ventilasi udaranya tidak memenuhi syarat dan 52.1% kepadatan huniannya padat. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,015), personal hygiene (p = 0,004), sarana prasarana p = (0,027), kelembaban ruangan (p = 0,002), ventilasi udara (p = 0,007) dan kepadatan hunian (p = 0,001) dengan kejadian penyakit skabies di Dayah Markaz Al-Ishlah Al-Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh tahun 2024.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel
memiliki hubungan dengan kejadian penyakit skabies di Dayah Markaz Al-Ishlah Al- Aziziyah Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh tahun 2024. Diharapkan kepada petugas kesehatan setempat untuk memberikan penyuluhan kepada para santri mengenai penyakit skabies guna meningkatkkan pemahaman santri tentang skabies serta menyarankan para santri untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Anwar Arbi, S.Si, M.Pd 2. Mainita, SH, M.H.Kes
Uncontrolled Keywords: Penyakit Skabies, Pengetahuan, personal hygiene, kelembaban ruangan.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.1 Kesehatan Lingkungan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Yeni Apriliani 1807110126
Date Deposited: 22 Apr 2026 04:36
Last Modified: 22 Apr 2026 04:36
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/224

Actions (login required)

View Item
View Item