Pengaruh Umur Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Menggunakan Metode Non Destructive Test

Cut Nanda Nafisah, 1703120036 (2022) Pengaruh Umur Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Menggunakan Metode Non Destructive Test. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of PDF GABUNGAN.pdf] Text
PDF GABUNGAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (1MB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan konstruksi di Indonesia khususnya di Aceh, beton
merupakan salah satu bahan konstruksi yang telah umum digunakan untuk
bangunan gedung, jembatan, jalan, dan lain-lain. Metode pengujian kuat tekan
beton yang digunakan, diantaranya pengujian bersifat merusak secara keseluruhan
komponen yang diuji (Destructive Test) dan pengujian yang bersifat tidak merusak
(Non-Destructive Test). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur
terhadap nilai kuat tekan beton mutu tinggi serta mengetahui tingkat keakuratan
hasil pengujian dengan menggunakan metode DT dan NDT. Dalam pengujian
Destructive Test (DT), benda uji dikelompokkan menjadi 3 kelompok dengan
agregat maksimum yang berbeda (12,52 mm; 19,10 mm; dan 25,4 mm), maka pada
pengujian Non Destructive Test (NDT) juga diklasifikasi menjadi kelompok yang
sama. Berdasarkan metode NDT, agregat maksimum yang digunakan tidak
berpengaruh (diabaikan). Material yang digunakan adalah agregat 12,52 mm; 19,1
mm dan 25,4 mm. Metode perancangan beton merujuk pada ACI 211-4R. Kuat
tekan yang direncanakan adalah 40 MPa diikat pada FAS 0,30. Benda uji yang
digunakan adalah silinder berdiameter 15 cm dengan tinggi 30 cm. Pengujian NDT
dilakukan pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian NDT di
dapat kuat tekan rata-rata untuk masing-masing benda uji, untuk beton pada agregat
maksimum 12,52 mm sebesar 50,38 MPa untuk umur 28 hari. Hal ini juga berlaku
pada agregat maksimum 19,1 mm yaitu sebesar 46,59 MPa pada umur yang sama,
sedangkan untuk agregat maksimum 25,4 mm dengan metode pengujian dan umur
yang sama adalah 46,59 MPa. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa
pada pengujian kuat tekan NDT terjadi peningkatan kuat tekan beton yang
berbanding lurus dengan penambahan umurnya. Namun, pada hasil pengujian NDT
didapatkan kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kuat tekan DT,
dikarenakan pada pengujian NDT hanya membaca hasil kuat tekan berdasarkan
nilai kekerasan beton pada permukaan bidang uji.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Ir. Munawir, ST, MT, IPM, ASEAN Eng.
Uncontrolled Keywords: kuat tekan, non destructive test, umur beton.
Subjects: 600 Teknik > 620 Teknik Sipil
Divisions: FAKULTAS TEKNIK > Teknik Sipil
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 21 Aug 2026 08:22
Last Modified: 21 Aug 2026 08:22
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2237

Actions (login required)

View Item
View Item