Juli Asmi, 2201110031 (2026) Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Rumah (Suatu Penelitian di Gampong Batoh Kecamatan Leung Bata Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI LENGKAP.pdf
Download (1MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
Abstract
Pasal 1338 KUH Perdata perjanjian jual beli diatur dalam Pasal 1457 KUH
Perdata yang mengatur Jual beli adalah suatu persetujuan dengan mana pihak
yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak
yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Berdasarkan informasi
yang didapatkan dari salah satu pembeli rumah telah terjadi wanprestasi dimana
dari penjual telah melakukan wanprestasi jual beli rumah namun penjual melakukan
perjanjian dengan pembeli secara lisan tetapi penjual melakukan wanprestasi secara
sepihak dan pembeli tidak terima dikarenakan dari awal sudah melakukan
perjanjian jual beli rumah walaupun perjanjian nya secara lisan.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab
terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan jual beli rumah. Untuk menjelaskan
perlindungan hukum terhadap konsumen apabila terjadi wanprestasi dalam
perjanjian jual beli rumah. Untuk menjelaskan Upaya penyelesaian wanprestasi
dalam pelaksanaan jual beli rumah.
Metode Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris, yaitu penelitian
hukum yang tidak hanya mengkaji norma-norma hukum tertulis (law in books),
tetapi melihat bagaimana hukum tersebut diterapkan dalam praktik di masyarakat
(law in action). Pendekatan ini dipilih karena permasalahan wanprestasi dalam jual
beli rumah tidak hanya terkait aturan hukum, tetapi pelaksanaannya di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor penyebab wanprestasi dalam
perjanjian jual beli rumah dapat disebabkan oleh faktor eksternal, maupun
kelemahan dalam perjanjian. Penyebab utama adalah ketidakmampuan finansial,
keterlambatan pembayaran, dan tidak adanya itikad baik. Wanprestasi dalam jual
beli rumah dapat menimbulkan kerugian dan sengketa hukum, sehingga diperlukan
perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan serta upaya penyelesaian yang
sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Upaya yang ditempuh untuk
menyelesaikan sengketa ialah melalui musyawarah dan tidak dilakukan
penyelesaian melalui pengadilan.
Disarankan kepada masyarakat atau konsumen, sebelum melakukan transaksi
jual beli rumah sebaiknya memastikan seluruh kesepakatan dituangkan dalam
perjanjian tertulis yang jelas dan lengkap, serta memeriksa legalitas rumah, status
tanah, dan identitas penjual guna menghindari terjadinya wanprestasi di kemudian
hari.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. H. Fadhlullah, S.H., M.S. |
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | juli asmi juli |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:50 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:50 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2119 |
