Determinan Pencegahan Konmplikasi Diabetes Melitus Pada Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya

Hurmia, 2207210010 (2025) Determinan Pencegahan Konmplikasi Diabetes Melitus Pada Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of TESIS HURMIA_NPM. 2207210010.pdf] Text
TESIS HURMIA_NPM. 2207210010.pdf

Download (10MB)
[thumbnail of Form B.pdf] Text
Form B.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memengaruhi kesehatan individu,
keluarga, dan masyarakat, terutama di negara berkembang. Indonesia memiliki 7,6 juta
penderita DM, dengan 50% mengalami komplikasi akut direntang usia antara 20-79 tahun.
Masyarakat desa dan masyarakat perkotaan memiliki risiko komplikasi DM yang sebanding,
namun beberapa faktor dapat memperparah atau memperlambat risiko tersebut. Aktivitas
fisik yang tinggi pada masyarakat desa, bisa menjadi faktor perlindungan, tetapi pola makan
yang kurang sehat dan kurangnya akses ke layanan kesehatan juga dapat meningkatkan
risiko. Data dari dinas kesehatan Kab Aceh Jaya, menunjukan adanya tren peningkatan
kasus DM di Kec. Setia Bakti dari 257 kasus pada tahun 2022 meningkat menjadi 348
kasus pada tahun 2023 yang mana dengan berbagai komplikasi sebesar 216 kasus.
Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi dan menganalisis determinan pencegahan
komplikasi DM pada masyarakat pedesaan di Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional
yang dilakukan pada bulan Mei 2025. Populasi penelitian berjumlah 348 responden dan
sampel penelitian 186 responden diambil dengan teknik random probability sampling,
pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data di analisa menggunakan logistic
regression
Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara variabel
pendidikan (0,000), jenis pekerjaan (0,000), tingkat penghasilan (0,00), tingkat pengetahuan
(0,000), sikap (0,000), motivasi diri (0,000), dukungan keluarga (0,000) dan akses pelayanan
kesehatan (0,000) dengan variabel upaya pencegahan komplikasi DM. Sedangkan variabel
usia (0,067), jenis kelamin (0,291) dan tingkat kecemasan (0,080) tidak mempunyai
hubungan yang signifikan dengan variabel upaya pencegahan komplikasi DM. Variabel
independent paling berhubungan dengan variabel dependent adalah variabel Motivasi diri
(OR = 144.7) yang dapat disimpulkan jika motivasi diri yang baik 144,7 kali cenderung
memiliki upaya pencegahan komplikasi DM yang baik.
Puskesmas disarankan melakukan penyuluhan dan pembinaan secara aktif
menggunakan pendekatan sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat desa untuk
meningkatkan motivasi diri serta mendorong keluarga pasien DM untuk berpartisipasi
secara aktif sebagai pendamping dan pengingat dalam upaya pencegahan komplikasi DM .

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1 Fahmi Ichwanyah, S.Kp, MPH,PHD 2 Dr. Radhiah Zakaria MSc
Uncontrolled Keywords: Pencegahan, Komplikasi, Diabetes mellitus, masyarakat pedesaan
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: SKM Hurmia Mia
Date Deposited: 12 Aug 2026 04:17
Last Modified: 12 Aug 2026 04:17
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/2050

Actions (login required)

View Item
View Item