Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Frozen Shoulder

Rahmat Aminuddin, 2008010002 (2020) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Frozen Shoulder. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of KTI RAHMAT AMINUDDIN.pdf] Text
KTI RAHMAT AMINUDDIN.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (214kB)

Abstract

Frozen shouder merupakan kekakuan berupa imflamasi yang bersifat kronik,
menimbulkan fibrosis atau perlekatan. Penulisan KTI ini bertujuan ntuk mengetahui
Apakah TENS (transcutaneous electrical nerve stimulation) dan SWD (Short Wave
Diathermy) dapat mengurangi nyeri pada pasien Frozen Shoulder, Untuk mengetahui
Apakah US (Ultrasound) dapat mengurangi spasme pada pasien Frozen Shoulder, Untuk
mengetahui Apakah terapi latihan Pendulum Stretch, Finger Walk, dan Cross-body reach
dapat mengurangi nyeri, meningkatkan LGS, dan kemampuan fungsional pada pasien
Frozen Shoulder. pada penulisan ini menggunakan studi kasus, mengangkat kasus pasien
dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi dengan cara melakukan
penatalaksanaan pada pasien frozen shoulder. Evaluasi akhir nyeri menggunakan
pengukuran VAS dengan modalitas TENS, SWD, Ultrasound, dan terapi latihan terdapat
penurunan pada nyeri tekan dan nyeri gerak didapatkan hasil penurunan nyeri diam 33%,
nyeri tekan 66% dan nyeri gerak 75%. Ultrasound selain menghasilkan efek yang dapat
mengurangi nyeri, Ultrasound mampu menghasilkan efek yang dapat mengurangi spasme
dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Hasil evaluasi akhir dari peningkatan
kekuatan otot menggunakan terapi latihan terdapat adanya peningkatan kekuatan otot
pada gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, eksorotasi, endorotasi didapatkan hasil
peningkatan kekuatan otot sebesar 60%. Hasil evaluasi akhir dengan pemberian terapi
latihan pada pengukuran LGS dengan goneometer didapatkan hasil adanya peningkatan
gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, eksorotasi, dan endorotasi didapatkan
peningkatan hasil evaluasi LGS aktif sagital sebesar 66,66%-0
o
-65,67%, Frontal 65,62%-0
o
-
33,33%, Rotasi 70,51%-0
o
-56,41%. Didapatkan peningkatan hasil evaluasi LGS pasif gerak
sagital sebesar 60%-0
o
-64%, Frontal 64,10%-0
o
-42,85%, Rotasi 70,21%-0
o
-64,93%. Hasil
evaluasi Test SPADI 4 kali terapi didapatkan hasil pada penurunan tingkat nyeri dan
Disability sebesar 46,66%. Berdasarkan terapi yang telah dilakukan pada pasien Frozen
shoulder dengan menggunakan modalitas TENS, SWD, Ultrasound, dan terapi latihan
Pendulum Stretch, Finger Walk, Cross-body reach didapatkan hasil yang mampu
mengurangi nyeri, mengurangi spasme, meningkatkan LGS, dan meningkatkan
kemampuan fungsional pasien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing : 1.Ftr. Fithriany, SE, S.ST., MKM,
Uncontrolled Keywords: Nyeri dan keterbatasan gerak, Frozen shoulder, Fisioterapi.
Subjects: 612.7 Fisioterapi
Divisions: FAKULTAS VOKASI > Fisioterapi
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 07 Aug 2026 08:34
Last Modified: 07 Aug 2026 08:34
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1975

Actions (login required)

View Item
View Item