Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan penyakit TB Paru di wilayah kerja puskesmas Singkil tahun 2019

Suci Riska, 1507110140 (2019) Faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan penyakit TB Paru di wilayah kerja puskesmas Singkil tahun 2019. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of GABUNG PDF.pdf] Text
GABUNG PDF.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of form b .pdf] Text
form b .pdf

Download (133kB)

Abstract

Penyakit TB Paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh
bakteri Mycobacterium tuberculosis angka prevalensi TB Paru di Indonesia pada tahun
2018 ditemukan jumlah kasus sebanyak 511.873. Pengobatan penyakit TB paru bukan
lagi masalah kesehatan yang terjadi saat ini hal ini disebabkan oleh diagnostik yang
sudah pasti bahkan obat TB Paru yang sudah tersedia di Puskesmas. Akan tetapi
kenyataannya yang ada membuktikan bahwa pengobatan TB paru tidak semudah
yang dipikirkan. Lamanya pengobatan TB Paru berlangsung selama 6 bulan yang dapat
membuat penderita tidak berhasil dalam pengobatan. Masih tingginya tingkat
penularan penyakit TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Singkil mempengaruhi
perkembangan dan kesehatan pada masyarakat
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Case Control. Pengumpulan data dilakukan dengan Kuesioner dan wawancara. Sampel sebanyak 19
orang kasus dan 19 kontrol jumlah 38 orang. Penelitian pengumpulan data ini
dilakukan mulai tanggal 13 s/d 17 Agustus 2019. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja
Puskesmas Singkil. Analisis data menggunakan uji chi Square dengan α=0,05 dan
menghitung nilai OR. Hasil Analisis Univariat menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat (46,9%),
Efek samping minum obat (57,9%), Dukungan Keluarga (57,9%), Usia (53,3%),
Pengawa minum obat (52,6%), Keberhasilan penyakit TB Paru (50%). Analisis Bivariat
menunjukkan bahwa Kepatuhan minum obat (OR= 8,1 CI 95%= 1,8-35,2 p value = 0,008) Efek samping minum obat (OR= 6,4 CI 95%= 1,5-27,2 p value = 0,020), Dukungan keluarga, (OR= 6,4 CI 95%= 1,5-27,2 P Value = 0,020) Usia (OR= 8,1 CI 95%=
1,8-35,2 p value = 0,008) Pengawas Minum Obat (OR= 6,0 CI 95%= 1,4-24,7 p value = 0,022) dengan keberhasilan pengobatan TB Paru di wilayah kerja puskesmas Singkil. Disarankan kepada kader kesehatan untuk mengawasi pasien TB Paru dalam
minum obat. Kepada anggota keluarga untuk terus mendukung pasien TB paru dalam
pengobatan. Bagi pasien TB Paru yang sudah berhasil diharapkan kepada anggota
keluarga untuk melakukan cek-up kesehatan ke puskesmas.Bagi peneliti selanjutnya
diharapkan ada penelitian dengan variabel yang berbeda, sehingga lebih mengetahui
lagi faktor risiko lain yang belum diteliti oleh penulis yang berhubungan dengan
keberhasilan pengobatan TB Paru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1.Prof. Asnawi Abdullah, PhD 2.Tahara Dilla Santi, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan Minum Obat, Efek samping Obat, Dukungan keluarga, Usia, Pengawas Minum Obat
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.1 Kesehatan Lingkungan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 04 Aug 2026 03:02
Last Modified: 04 Aug 2026 03:02
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1900

Actions (login required)

View Item
View Item