Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa

Alwa Irham, 1907110063 (2026) Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Alwa Irham_FKM_190711063.pdf] Text
Alwa Irham_FKM_190711063.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of form B.pdf] Text
form B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (448kB)

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, menurunkan kualitas pelayanan kesehatan, meningkatkan risiko kesalahan dalam penanganan pasien, serta berdampak negatif terhadap kesehatan mental perawat. Hasil observasi awal di RSUD Cut Nyak Dhien Langsa menunjukkan bahwa perawat mengalami kelelahan, terutama pada shift pagi karena beban kerja yang tinggi dan pada shift malam karena rasa mengantuk dan keluhan fisik. Namun, penelitian faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat di RSUD Cut Nyak Dhien Langsa masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di RSUD Cut Nyak Dhien Langsa.

Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh perawat di RSU Cut Nyak Dhien Langsa yaitu sebanyak 50 orang. Sampel dalam penelitian sebanyak 50 orang yang ditentukan secara total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket. Teknik analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil analisis univariat menunjukkan sebanyak 22 orang (44,0%) mengalami kelelahan kerja. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (88,0%), berusia <30 tahun (60,0%), memiliki masa kerja <3 tahun (56,0%), serta menjalani shift kerja ≥8 jam per hari (58,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu usia (p-value = 0,015), masa kerja (p-value = 0,013), dan shift kerja (p-value = 0,002). Faktor yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu jenis kelamin (p-value = 0,075).

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah usia, masa kerja dan shift kerja berhubungan dengan kelelahan kerja di RSUD Cut Nyak Dhien Langsa. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan pengelolaan beban dan jadwal kerja serta program kesehatan kerja, serta kepada tenaga kesehatan diharapkan menerapkan pola hidup sehat, memanfaatkan waktu istirahat, dan melaporkan kelelahan kerja secara dini guna mencegah dampak negatif terhadap kinerja dan keselamatan kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Wardiati, SKM, M. Kes 2. Anwar Arbi, S. Si, M. Pd
Uncontrolled Keywords: Kelelahan Kerja, Jenis Kelamin, Usia, Masa Kerja, Shift Kerja
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.6 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Alwa Irham
Date Deposited: 05 Aug 2026 03:06
Last Modified: 05 Aug 2026 03:06
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1897

Actions (login required)

View Item
View Item