Azrial Akbar, 1807110078 (2023) Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (2MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
Abstract
Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan salah satu penyakit infeksi yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di dunia.Dari 11 puskesmas yang ada di Kota Banda Aceh, Puskesmas Kuta Alam memiliki suspek TB Paru tertinggi sebanyak 302. Penyakit tuberkulosis dapat disebabkan oleh beberapa faktor risiko,
salah satunya adalah kebiasaan merokok. Observasi awal yang dilakukan pada beberapa pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam, didapati bahwa pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam sebagian besar merupakan perokok aktif dan berjenis kelamin laki- laki. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor risiko kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam tahun 2023.
Desain penelitian ini dalam bentuk observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB Paru (BTA) yang merokok dan berjenis kelamin laki-laki berjumlah 12 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sebagai sampel kasus (case) total populasi sebanyak 12 dan sampel kontrol (control) sebanyak 24 (1:2) dan dilakukan matching berdasarkan umur dan jenis kelamin. Pengumpulan data dari tanggal 03-10 Januari 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 24 (66,7%) responden yang tidak menderita TB paru, 18 (50%) responden dengan perokok berat, 18 (50%) responden yang merokok ≥ 15 tahun, 20 (55,6%) responden yang menghisap rokok dengan jenis filter, 19 (52,8%) responden yang berpengetahuan kurang dan 20 (55,6%) responden yang berpenghasilan cukup. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara jumlah rokok p = 0,000 (OR= 26.7, Cl = 2.877-248.023), lama merokok p = 0,005 (OR= 10.0, Cl = 1.756-56.933), jenis rokok p = 0,018 (OR= 7.0, Cl = 1.252-39.149), pengetahuan p = 0,002 (OR= 12.1, Cl = 2.100-70.220) dan tidak ada hubungan antara penghasilan p = 0,885 dengan kejadian TB paru.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa empat variabel memiliki hubungan dan satu variabel tidak memiliki hubungan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam tahun 2023. Diharapkan bagi dokter dan tenaga kesehatan lain agar melakukan pendekatan yang lebih baik terhadap pasien, dengan melakukan penyuluhan kepada pasien tentang faktor risiko TB terutama bahayanya merokok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Farrah Fahdhienie, SKM, MPH 2. Dedi Andria, SKM, M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Kejadian TB Paru, lama merokok, jumlah rokok, jenis rokok |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 08:51 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 08:51 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1871 |
