Zahwa aurellia lolona bancin, 2007110043 (2024) Hubunganpenerapanperilaku Hidup Bersih Dansehat (Phbs) Dengan Status Gizipadabalitausia 1-5 Tahun Dipulau Nasi Kecamatan Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI ZAHWA AURELLIA LOLONA BANCIN.pdf
Download (6MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
Abstract
Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kurangnya status gizi pada balita salah satnya ada faktor PHBS. Cakupan PHBS yang rendah dapat menyebabkan suatu individu atau keluarga mudah terjangkit penyakit sehingga derajat kesehatan menjadi rendah dan dapat memicu terjadinya masalah gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan status gizi pada balita di Pulau Nasi Kecamatan Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi ibu yang memiliki balita terdapat 114 orang dengan pengambilan sampel sebanyak 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dari 11-13 Desember 2023. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dengan aplikasi SPSS versi 25.
Hasil analisis univariat status gizi balita kurang 50,0%, normal 32,5% dan lebih 17,5%, responden memberikan ASI Eksklusif 51,2%, menimbang balita setiap bulan 31,3%, memenuhi syarat penggunaan air bersih 23,8%, melakukan CTPS 20%, menggunakan jamban sehat 20% dan merokok didalam rumah 46,3%. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pemberian ASI Eksklusif (p value = 0,014), menimbang balita setiap bulannya (p value = 0,005), penggunaan air bersih (p value = 0,015), CTPS (p value = 0,002) dengan status gizi balita. Tidak ada hubungan antara jamban sehat (p value = 0,076), tidak merokok didalam rumah (p value = 0,652) dengan status gizi balita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif, menggunakan air bersih, menimbang setiap bulannya dan melakukan CTPS menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan status gizi pada balita. Saran yang di anjurkan agar dinkes dan kader kesehatan melakukan sosialisai mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, menimbang balita, CTPS, tidak merokok didalam rumah, penggunaan air bersih dan memiliki jamban sehat sendiri-sendiri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Anwar Arbi, S. Si, M.Pd 2. dr. Riza Septiani, MPubHlthAdv |
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, ASI Eksklusif, Menimbang Balita, Air Bersih, CTPS, Jamban Sehat, Tidak Merokok, PHBS. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 362.1 Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 07:57 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 07:57 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1862 |
