Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Dalam Pengontrolan Kadar Hba1c Di Laboratorium Klinik Prodia Banda Aceh Tahun 2019

Susi Yanti, 1607110099 (2019) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Dalam Pengontrolan Kadar Hba1c Di Laboratorium Klinik Prodia Banda Aceh Tahun 2019. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.PDF] Text
SKRIPSI LENGKAP.PDF

Download (5MB)

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia dari tahun ketahun terus meningkat.
Menurut data Riset Kesehatan Dasar Provinsi Aceh (Riskesdas Aceh) tahun 2013,
menunjukkan bahwa penderita diabetes di Aceh yaitu sebanyak 1.8 %. Penderita diabetes
mellitus harus menjaga gaya hidup dan kadar gula darahnya. Pemeriksaan HbA1c sangat
disarankan dikarenakan bisa memonitor kedisiplinan pasien diabetes mellitus dalam
mengendalikan gula darah. Di Laboratorium Klinik Prodia Banda Aceh jumlah penderita
diabetes mellitus pada tahun 2018 sebanyak 641 pasien diabetes mellitus. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita
diabetes mellitus dalam pengontrolan kadar HbA1c di Laboratorium Klinik Prodia Banda
Aceh tahun 2019.
Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan desain cross sectional. Waktu
penelitian pada tanggal 26 Februari–23 Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah
penderita diabetes mellitus yang sedang melakukan tindakan pengobatan diabetes dan
pernah melakukan pemeriksaan HbA1c di Laboratorium Klinik Prodia Banda Aceh dalam
kurun waktu 1 tahun pada tahun 2018 yaitu sebanyak 335 pasien yang berdomisili di Banda
Aceh dengan sampel penelitian sebanyak 40 sampel. Pengambilan sampel dengan cara
Purposive sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara dan analisis data disajikan
dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan tabel silang serta di narasikan.
Hasil analisis univariat menunjukkan pengontrolan kadar HbA1c patuh 45 %, tidak
patuh 55 %, berobat jalan teratur 67.5 %, tidak teratur 32.5 %, minum obat teratur 67.5%,
tidak teratur 32.5%, sikap yang baik 67.5%, kurang baik 32.5%, biaya tidak mahal 35%,
mahal 65%, waktu pelayanan cepat 50%, lama 50%, keterampilan petugas terampil 67.5%,
kurang terampil 32.5%. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa ada hubungan
antara kepatuhan berobat jalan (p value 0.001), kepatuhan minum obat (p value 0.001),
biaya (p value 0.002), waktu pelayanan (p value 0.001) terhadap pengontrolan kadar HbA1c
serta tidak adanya hubungan sikap yang baik (p value 0.053), dan keterampilan petugas (p
value 0.209) terhadap pengontrolan kadar HbA1c pasien diabetes mellitus di Laboratorium
Klinik Prodia Banda Aceh Tahun 2019.
Disarankan kepada Dinas Kesehatan, Penderita diabates mellitus, dan Laboratorium
Klinik Prodia Banda Aceh untuk dapat meningkatkan peran serta dalam hal edukasi
pentingnya pemeriksaan HbA1c bagi penderita diabetes mellitus untuk pengendalian
diabetes mellitus dan mencegah terjadinya komplikasi diabetes.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.dr. Amri Kiflan, M.Kes 2.Marzuki, SKM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, diabetes mellitus, kadar HbA1c, Cross sectional
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 362.1 Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 31 Jul 2026 04:09
Last Modified: 31 Jul 2026 04:09
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1842

Actions (login required)

View Item
View Item