Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Limbah Padat Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2019

Nurul Amalia, 1607110080 (2019) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Limbah Padat Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2019. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of GABUNG PDF .pdf] Text
GABUNG PDF .pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B .pdf] Text
FORM B .pdf

Download (123kB)

Abstract

Melihat fakta masalah limbah di rumah sakit tersebut, maka para pengelola rumah
sakit sudah selayaknya menerapkan program minimalisasi limbah untuk mengamankan
rumah sakit dari terjadinya pencemaran dan penularan aneka kuman penyakit dari limbah
yang dihasilkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang
pengelolaan limbah padat medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda
Aceh Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh petugas cleaning service yang menangani limbah padat medis
di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin sebanyak 133 orang. Sampel dalam
penelitian ini adalah seluruh petugas cleaning service yang menangani limbah padat medis
di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin yang berjumlah 99 responden. Penelitian
telah dilakukan pada tanggal 20 sampai dengan 27 Agustus 2019. Hasil penelitian didapat bahwa pengelolaan limbah padat medis (pemilahan) di
RSUZA dimana 54,7% responden mengatakan baik dibandingkan dengan tidak baik sebanyak
45,3%, pengangkutan dimana 57,9% mengatakan tidak baik dan baik sebanyak 42,1%, dan
pemusnahan dimana 56,3% tidak baik dan baik sebanyak 43,7%.. Pengetahuan tentang
pengelolaan limbah padat medis memiliki masalah besar dimana 63,6% tidak baik dan 36,4
% mengatakan baik. Masa kerja petugas pengelolaan limbah padat medis dimana 34,3% 5- 10 tahun dan 31,4 % mengatakan 1-4 tahun. Pelatihan yang pernah diikuti oleh responden
sebanyak 51,5% dan yang tidak pernah sebanyak 48,5%. Ketersediaan fasilitas memiliki
masalah besar dimana 51,5% tidak tersedia dan 48,5 % tersedia. Berdasarkan analisa
bivariat dengan menggunakan derajat kemaknaan bahwa ada hubungan antara
pengetahuan (p value=0,024), masa kerja (p value=0,031), pelatihan (p value =0,028), dan
tidak ada hubungan antara ketersediaan fasilitas (p value =0,054) dengan pengelolaan
limbah padat medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Disarankan agar perlu kiranya mempertahankan dan berusaha meningkatkan
pengetahun petugas dalam pengelolaan sampah medis. Informasi pengetahuan dapat
dilakukan dengan mengakses internet lewat handphone, serta peran rekan kerja yang saling
mengigatkan untuk selalu melakukan pengelolan sampah medis secara baik dan benarif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Saiful Bahri, SKM., M.Kes 2.Tahara Dilla Santi, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: pengetahuan, masa kerja, pelatihan ketersediaan fasilitas Pengelolaan limbah padat medis
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.1 Kesehatan Lingkungan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 31 Jul 2026 03:08
Last Modified: 31 Jul 2026 03:08
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1834

Actions (login required)

View Item
View Item