Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Pengecatan Mobil Di Banda Aceh 2020

Satria Hadi, 1607110104 (2021) Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Pengecatan Mobil Di Banda Aceh 2020. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of skripsi Satria Hadi_1607110104.pdf] Text
skripsi Satria Hadi_1607110104.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of FROM B.pdf] Text
FROM B.pdf

Download (168kB)

Abstract

Tenaga kerja sebagai sumber daya manusia, perlu mendapat perhatian
khusus baik kemampuan, keselamatan, maupun kesehatan kerjanya. Risiko bahaya
yang dihadapi oleh tenaga kerja adalah bahaya saat pengoprasian mesin,lingkungan
kerja,za-zat kimia dan debu yang dapat menimbulkan kecelakaan maupun penyakit
akibat kerja. Lebih dari 1,8 juta kematian akibat kecelakaan kerja terjadi dikawasan
Asia dan Pasifik. Di tingkat global, lebih dari 2,78 juta orang meninggal. Di Indonesia
sendiri tahun 2017 sebanyak 123.041 kasus, di tahun 2018 mencapai 173.105 kasus.
Oleh karena itu peneliti ingin meneliti faktor yang berhubungan dengan kejadian
kecelakaan kerja pada pekerja bengkel pengecatan mobil di Banda Aceh 2020.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif
analitik ataupun pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
para pekerja bengkel cat mobil yang berjumlah 48 sampel, teknik pengambilan
sampel yaitu menggunakan exhaustive sampling yaitu dimana peneliti mengambil
semua subjek dari populasi sumber sebagai sampel untuk diteliti. Data diperoleh
dari observasi serta wawancara menggunakan kuesioner dan cheklist. Analisa data
menggunakan uji statistik Chi- square dengan α < 0,05. Pengumpulan data dilakukan
dari tanggal 14 September s/d 6 Oktober 2020 di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian dari 48 sampel 6,3% responden dengan pengetahuan K3
kurang baik, 8,3% responden sikap kerja kurang baik, 47,9% responden menagalami
kelelahan kerja, 54,2% responden tidak menggunakan alat pelindung diri, 45,8%
responden pengetahuan APD kurang baik, 97,9% responden lalai saat bekerja,
64,6% responden pernah mengalami kecelakaan kerja. Sementara dari analisa data
statistik bivariat dapat disimpulkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara
pengetahuan k3 (P value 0,938), sikap kerja (P value 0,649) kelalaian kerja (P value
0,454) alat pelindung diri( P valeu 0,464), serta adanya hubungan yang signifikan
antara kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja (P value 0,002).
Disarankan bagi pimpinan bengkel pengecatan mobil dapat lebih
memperhatikan para pekerja dalam memberikan jam isitirahat yang cukup,
memberikan edukasi tentang pertolongan pertama tentang kecelakaan (P3K) dan
alat P3K, menyediakan alat pelindung diri yang sesuai dalam bidang pekerjaan
masing masing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Fahmi Ichwansyah, Ph.D 2.Putri Ariscasari, SKM, M.KKK
Uncontrolled Keywords: Kejadian Kecelakaan Kerja, Bengkel Cat Mobilcross Sectional
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.6 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 23 Jul 2026 07:48
Last Modified: 23 Jul 2026 07:48
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1801

Actions (login required)

View Item
View Item