Hubungan Asupan Energi, Protein, Penyakit Infeksi Dan Akses Pelayanan Kesehatan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia >6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022

Nurul Husna, 1807110059 (2023) Hubungan Asupan Energi, Protein, Penyakit Infeksi Dan Akses Pelayanan Kesehatan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia >6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (24MB)

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting di Aceh adalah tahun 2016 sebesar 26,4%, dan meningkat tahun 2017 menjadi 35,7%. Laporan Puskesmas Cubo pada tahun 2021 kasus stunting 28,94%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya Stunting pada balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022.

Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian case control. Populasi sebanyak 100 balita stunting dan 100 balita tidak stunting. Teknik sampel menggunakan total sampel yaitu 1:1 sebanyak 100 balita stunting dan 100 balita tidak stunting. Pengumpulan data dilakukan 13 Juli s/d 28 juli 2022 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21, aplikasi nutrisuervey dan aplikasi PSG.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan asupan energi (OR= 2,66 ; P value =0,001), asupan protein (OR= 2,73 ; P value =0,001), penyakit infeksi (OR= 2,55 ; P value =0,001) dan akses pelayanan kesehatan (OR= 0,51 ; P value =0,021) dengan kejadian Stunting pada balita usia > 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Tahun
2022.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa asupan energI, asupan protein, penyakit infeksi dan akses pelayanan kesehatan menjadi faktor risiko penyebab terjadinya Stunting pada balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cubo Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2022. Diharapkan kepala Puskesmas dapat melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat sehingga akan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang terjadinya Stunting pada anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Drs. H. Fauzi Ali Amin, M. Kes 2. Ramadhaniah, S. Gz, MPH
Uncontrolled Keywords: Stunting, energi, protein, penyakit infeksi, akses pelayanan kesehatan
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.2 Gizi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:01
Last Modified: 22 Jul 2026 04:01
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1767

Actions (login required)

View Item
View Item