Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah Pada Perkotaan Dan Perdesaan Di Indonesia (Analisis Data SDKI 2017)

Ade Nabila Maryoso, 2007110116 (2023) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah Pada Perkotaan Dan Perdesaan Di Indonesia (Analisis Data SDKI 2017). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)
[thumbnail of Skripsi Full.pdf] Text
Skripsi Full.pdf

Download (6MB)

Abstract

Angka Kematian Neonatal (AKN) pada tahun 2021 didominasi oleh Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dengan persentase mencapai 34,5%, yang berkontribusi pada peningkatan Angka Kematian Bayi (AKB). Upaya pencegahan BBLR melibatkan pemeriksaan kehamilan untuk memastikan persalinan berkualitas pada ibu hamil di wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 fokus pada wilayah perkotaan dan pedesaan.

Penelitian ini menggunakan data sekunder dari SDKI 2017 yang mencakup 16.344 sampel dari 34 provinsi di Indonesia. Metode analisis melibatkan uji ChiSquare dan regresi logistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya perhatian khusus terhadap pemeriksaan kehamilan dan komplikasi kehamilan dalam upaya menurunkan angka kejadian BBLR di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemeriksaan kehamilan, komplikasi kehamilan, riwayat abortus, pekerjaan ibu, kepatuhan konsumsi tablet Fe, pendidikan ibu, dan kehamilan tidak diinginkan dengan kejadian BBLR di wilayah perkotaan dan pedesaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian BBLR lebih tinggi di perkotaan dibandingkan dengan pedesaan. Pendidikan ibu (P-Value = 0.0003), pemeriksaan kehamilan (P-Value= 0,0002), dan komplikasi kehamilan (P-Value= 0.0001), dan kepatuhan tablet fe (p-Value= 0,0001) memiliki hubungan signifikan dengan BBLR di perkotaan, sedangkan pemeriksaan kehamilan (P-Value= 0.0000), komplikasi kehamilan (P-Value= 0.0000) dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (P-Value= 0.0006), pekerjaan ibu (p-Value=0,0308) menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian BBLR di pedesaan.

Bagi masyarakat, khususnya ibu hamil agar melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan lengkap untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya kehamilan. Institusi kesehatan diharapkan memberikan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan, sementara peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi variabel lain seperti pengetahuan tentang tablet Fe dan dukungan keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Agustina. SST, M.Kes 2. Nopa Arlianti, SKM, MKM
Uncontrolled Keywords: Kejadian BBLR, Komplikasi Kehamilan, Pedesaan, Perkotaan
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 570.151.95 Biostatistik
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:25
Last Modified: 05 Aug 2026 03:51
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1723

Actions (login required)

View Item
View Item