Intan Alfiatur Rahmi, 1607110073 (2021) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Sindrom Dyspepsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lamno Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2020. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI INTAN.pdf
Download (5MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
Abstract
Dyspepsia merupakan suatu sindrom atau kumpulan gejalaberupa perasaan nyeri atau tidak nyaman pada ulu hati yang disertai mual kembung muntah dan biasanya disebabkan oleh kebiasaan tidak teratur dan gaya hidup yang tidak tepat. Kasus ini meningkat seiring berjalannya waktu. Berdasarkan data dari Dinkes Aceh Jaya, Puskesmas Lamno berada pada posisi ke 3 dengan kasus dyspepsia tertinggi. Kasus dyspepsia terjadi peningkatan dari 394 kasus pada tahun 2018 menjadi 408 kasus pada tahun 2019 diantaranya 199 kasus terjadi pada laki-laki dan 209 kasus pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Sindrom Dyspesia Di wilayah Kerja Puskesmas Lamno Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya Tahun 2020.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control. Sampel sebanyak 64 responden terdiri dari kelompok kasus sebanyak 32 orang dan dari kelompok control yaitu 32 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 21 September sampai dengan 28 September 2020 yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lamno. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara Univariat dan Bivariat. Uji statistik yang digunakan chisquare untuk mengetahui besar risiko (Odds Ratio) paparan terhadap kasus pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian univariat memperlihatkan bahwa terdapat 68,8% perilaku merokok yang berisiko, 65,6% tingkat stres, 68,8% pola makan teratur, dan 78,1% pola tidur yang kurang baik. Hasil uji statistik bivariate diperoleh ada hubungan antara perilaku merokok (P Value =0,024) OR (3,21), stres (P Value=0,045) OR (2,79), pola makan (P Value=0,012) OR (3,66), dan pola tidur (P Value=0,003) OR (6,81) dengan kejadian sindrom dyspepsia.
Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada masyarakat khususnya penderita sindrom dyspepsia untuk mengatur pola makan, tidak merokok, tidur yang cukup 7 sampai 9 jam perhari dan mengelola stress. Bagi petugas kesehatan diharap meningkatkan program edukasi dengan CERDIK kepada pasien dan keluarga pasien sehingga dapat mencegah diri dari faktor resiko dispepsia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Nopa Arlianti, SKM., MKM 2. Marzuki, SKM., M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Sindrom Dyspesia, Pengetahuan, Stres, Pola Makan, Pola Tidur |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 03:50 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 03:50 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1698 |
