Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ayah Tentang Jumlah Cairan Yang Diberikan Ketika Anak Mengalami Diare Di Provinsi Aceh Tahun 2017 (Sdki 2017)

Amelya Febryana, 1607110083 (2023) Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Ayah Tentang Jumlah Cairan Yang Diberikan Ketika Anak Mengalami Diare Di Provinsi Aceh Tahun 2017 (Sdki 2017). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI AMELYA FEBRYANA.pdf] Text
SKRIPSI AMELYA FEBRYANA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (531kB)

Abstract

Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia atau hasil tahu seseorang terhadap
suatu objek melalui pancaindera yang dimiliki mata, hidung, telinga, dan lain-lain
(Notoatmodjo, 2018). Pengetahuan tentang jumlah cairan yang diberikan ketika anak
mengalami diare merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di Aceh yang mana setiap
tahunnya bisa saja mengalami kenaikan dan penurunan tingkat pengetahuan dikalangan
masyarakat terutama dikalangan ayah. Berdasarkan data SDKI tahun 2017, menunjukkan 2
dari 3 ayah (76%) mengetahui bahwa cairan yang diberikan ketika anak mengalami diare
harus lebih banyak dari biasanya, sedangkan 18% ayah berpendapat anak yang diare cukup
diberi jumlah cairan yang sama seperti biasanya. Penelitian bertujuan mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi Pengetahuan Ayah Tentang Jumlah Cairan yang Diberikan Ketika
Anak Mengalami Diare di Provinsi Aceh Tahun 2017.
Penelitian ini bersifat survey analitik dilakukan dengan menggunakan data sekunder
dari SDKI tahun 2017 dengan desain Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh ayah yang ada di Provinsi Aceh Tahun 2017 menurut umur 20-54 tahun sebanyak
400 responden. Analisis data menggunakan uji regresi logistik berganda dengan Stata 15.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ayah tentang jumlah cairan yang
diberikan ketika diare kurang baik sebesar 75,04%. Sedangkan pengetahuan ayah tentang
jumlah cairan yang diberikan ketika diare baik hanya 24,96%.
Hasil uji bivariat menunjukkan ada pengaruh pengetahuan ayah tentang jumlah
cairan yang diberikan ketika anak mengalami diare yaitu umur 30-39 tahun (OR=0,14,
p=0,001) dan umur 20-29 tahun (OR=0,14, p=0,002). Sedangkan yang tidak ada pengaruh
terhadap pengetahuan ayah tentang jumlah cairan yang diberikan ketika anak mengalami
diare yaitu kuintil kekayaan menengah atas (p=0,596, OR=0,78), kuintil kekayaan menengah
(OR=0,81, p=0,631), kuintil kekayaan menengah bawah (OR=0,93, p=0,842), kuintil kekayaan
terbawah (OR=0,64, p=0,326), umur 40-49 tahun (OR=0,36, p=0,077), daerah tempat tinggal
(OR=1,05, p=0,846), pendidikan menengah (OR=1,23, p=0,554), pendidikan dasar (OR=1,92,
p=0,155), tidak sekolah (OR=1,19, p=0,890), dan jumlah anak (OR=1,06, p=0,919).
Diharapkan bagi petugas kesehatan khususnya tenaga kesehatan masyarakat di
bidang promosi kesehatan di Provinsi Aceh melakukan penyuluhan-penyuluhan mengenai
pencegahan dan penanganan diare, agar dapat meningkatkan pengetahuan ayah tentang
jumlah cairan yang diberikan ketika anak mengalami diare.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Nopa Arlianti, SKM., MKM 2.Anwar Arbi, S.Si, M.Pd
Uncontrolled Keywords: diare, pengetahuan ayah, SDKI 2017
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:52
Last Modified: 14 Jul 2026 03:52
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1668

Actions (login required)

View Item
View Item