Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Pada Petani Padi Di Wilayah Kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025

Rahmawati, 2107110069 (2025) Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Pada Petani Padi Di Wilayah Kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Form Publikasi] Text (Form Publikasi)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
PDF GABUNGAN.pdf

Download (7MB)

Abstract

Penggunaan pestisida di sektor pertanian, khususnya pada petani padi, masih menjadi praktik umum untuk mengurangi hama atau gulma. Namun, pemakaian pestisida yang tidak sesuai prosedur yang berlebih dapat memicu penyakit dermatitis. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan pestisida dengan kejadian dermatitis pada petani padi di wilayah kerja Puskesmas Montasik Kabupaten Aceh Besar.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control. Populasi adalah petani padi yang menderita dermatitis berusia produktif (15–64 tahun) sebanyak 84 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow dan diperoleh sampel 63 responden. Rasio pada sampel penelitian ini menggunakan perbandingan 1:2. Maka diperoleh 21 petani dengan dermatitis (case) dan 42 petani yang tidak terpapar dermatitis (control). Pengumpulan data dilakukan tanggal 25 s/d 27 Agustus 2025 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Uji statistik yang digunakan secara univariat dan bivariat.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 54% responden menggunakan APD tidak lengkap, 54% responden dengan personal hygiene baik, 63,5% responden penyemprotan memenuhi syarat, 50,8% responden dengan pengetahuan kurang baik, 63,5% responden menggunakan pestisida dengan jumlah jenis yang banyak, dan 52,4% responden dengan masa kerja baru. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan penggunaan APD (p=0,001; OR=9,750). personal hygiene, (p=0,001; OR=10,625), pengetahuan (p=0,001; OR=21,192), cara penyemprotan (p=0,001; OR=16,000), jumlah jenis pestisida (p=0,001; OR=22,000), masa kerja (p=0,032; OR=3,250) dengan kejadian dermatitis pada petani padi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Penggunaan alat pelindung diri, personal hygiene, tingkat pengetahuan, cara penyemprotan, jumlah jenis pestisida, serta masa kerja memiliki hubungan bermakna dengan kejadian dermatitis. Disarankan adanya peningkatan edukasi, pelatihan, dan promosi kesehatan oleh puskesmas untuk mencegah risiko dermatitis akibat paparan pestisida.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Anwar, S. Si, M.Pd 2. Wardiati, SKM, M. Kes
Uncontrolled Keywords: Pestisida, Dermatitis, Petani
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.1 Kesehatan Lingkungan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: RAHMAWATI 2107110069
Date Deposited: 14 Jul 2026 04:38
Last Modified: 14 Jul 2026 04:38
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1658

Actions (login required)

View Item
View Item