Fajar Misbahul Fuady, 1707110013 (2020) Anaslisis Faktor Resiko Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2019. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI.pdf
Download (2MB)
FORM B.PDF
Download (306kB)
Abstract
Stunting merupakan keadaan kurang gizi (Z-Score=<-2 SD) yang berlangsung
secara terus menerus dan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Tahun 2018
kabupaten Pidie menduduki posisi nomor empat tertinggi (38%) terkait kejadian
stunting di provinsi Aceh setelah kabupaten Aceh Tenggara (66,9%), kabupaten
Aceh Barat Daya (60,9%) dan Kabupaten Gayo Lues (59,5%). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui faktor resiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja
Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Pidie Tahun 2019.
Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik dengan rancangan
cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita
stunting usia 0-59 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Total Populasi sebanyak 94
responden. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 28 Februari sd. 12 Maret
2020. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat
dengan menggunakan regresi logistik berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sebanyak (19,1%) anak mengalami
stunting dengan kategori sangat pendek, yang bayi berat lahir rendah (18,1%), yang
memiliki riwayat penyakit infeksi (30,9%), yang memiliki pola asuh makan kurang
baik (35,1%), yang status imunisasi tidak baik (24,5%), yang memiliki tingkat protein
rendah (14,9%) dan yang memiliki tingkat energi rendah (11,7%). Dari analisa
statistik dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara berat badan lahir (p=
0,003), pola asuh makan (p=0,022), status imunisasi (p=0,001), tingkat kecukupan
protein (p=0,025), tingkat kecukupan energi (p=0,006) dan tidak ada hubungan
riwayat penyakit infeksi (0,265) dengan stunting pada balita. Hasil uji regresi logistik
diperoleh bahwa status imunisasi merupakan faktor resiko yang paling berpengaruh
terhadap kejadian stunting (OR=8,877), 95% CI: 2,278-34,594).
Diharapkan kepada petugas Puskesmas Simpang Tiga agar dapat
meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi serta berusaha memberikan pemahaman
bagi orang tua akan pentingnya imunisasi sehingga dapat menurunkan stunting
pada balita dimasa yang akan datang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Ramadhaniah, S. Gz, MPH 2.dr. Syarifuddin Anwar, MPH |
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Berat Badan Lahir, Penyakit Infeksi, Pola Asuh Makan, Status Imunisasi, Tingkat Kecukupan Protein dan energi |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 362.1 Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 04:37 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1649 |
