Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Tahun 2025

Aisha Putri Nabila, 2107110059 (2025) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Form Publikasi] Text (Form Publikasi)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
PDF GABUNGAN.pdf

Download (7MB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, khususnya di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Kabupaten Aceh Besar, Kecamatan Darul Imarah tercatat sebagai wilayah dengan kasus ISPA balita tertinggi, yaitu 1.024 kasus dari 5.640 balita pada tahun 2024 dan 471 kasus pada Januari-Mei 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif, keberadaan anggota keluarga yang merokok, pengetahuan orang tua, serta berat badan lahir balita dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain case control. Kelompok kasus adalah balita yang mengalami ISPA, sedangkan kelompok kontrol adalah balita yang tidak mengalami ISPA. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstandarisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square untuk menilai hubungan antara variabel independen dengan kejadian ISPA pada balita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita (p-value = 0,564; OR = 1,249). Berat badan lahir balita juga tidak berhubungan dengan kejadian ISPA (p-value = 0,280; OR = 1,481). Sebaliknya, pemberian ASI eksklusif berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita (p-value = 0,042; OR = 2,138), yang menunjukkan bahwa balita yang tidak memperoleh ASI eksklusif lebih rentan mengalami ISPA dibandingkan balita yang memperoleh ASI eksklusif. Selain itu, keberadaan anggota keluarga yang merokok juga berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA (p-value = 0,006; OR = 2,800).
Penelitian ini menunjukkan bahwa pencegahan ISPA pada balita perlu difokuskan pada pengurangan paparan asap rokok di rumah dan peningkatan cakupan ASI eksklusif. Orang tua diharapkan menerapkan rumah bebas asap rokok serta memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan anak. Puskesmas dapat memperkuat edukasi ASI eksklusif melalui penyuluhan, konseling laktasi, dan pendampingan ibu menyusui, sekaligus mengadakan program berhenti merokok bagi anggota keluarga yang merokok.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Farrah Fahdhienie, SKM, MPH 2. Hanifah Hasnur, S.Pd, SKM., MKM
Uncontrolled Keywords: ISPA Pada Balita, Berat Badan Saat Lahir, Pengetahuan Orang Tua, ASI Eksklusif, Keluarga Merokok
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 614.4 Epidemiologi
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: AISHA PUTRI NABILA 2107110059
Date Deposited: 09 Jul 2026 05:16
Last Modified: 09 Jul 2026 05:16
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1632

Actions (login required)

View Item
View Item