Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023

MUHAMMAD FASSA, MUHAMMAD FASSA (2023) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[thumbnail of SKRIPSI MUHAMMAD FASSA.pdf] Text
SKRIPSI MUHAMMAD FASSA.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis potensial Kejadian Luar Biasa
(KLB) yang sering disertai dengan kematian. Berdasarkan data Puskesmas
Meureubo tahun 2022, Puskesmas Meureubo memiliki persentase tertinggi kasus
diare pada balita sebanyak 67%. Penelitian bertujuan mengetahui mengetahui
hubungan sumber air bersih, sarana jamban, pengelolaan sampah rumah tangga,
pembuangan air limbah, pengetahuan ibu, pendidikan ibu, status gizi, personal
hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja
Puskesmas Meureubo, Kecamatan Meureubo.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross-sectional.
Dilaksanakan 13-29 Mei 2023. Populasi seluruh balita yang ada di Wilayah Kerja
Puskesmas Meureubo, sebanyak 97 sampel. Desain sampel menggunakan
proportional random sampling secara proporsional dengan jumlah sebanyak 97
responden. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan Stata 15 meliputi
univariat dan bivariat.
Hasil penelitian univariat menunjukkan kejadian diare pada balita sebesar
43,30%, sumber air bersih tidak memenuhi syarat sebesar 19,58%, sarana jamban
tidak memenuhi syarat sebesar 5,15%, pengelolaan sampah rumah tangga tidak
memenuhi syarat sebesar 57,73%, saluran pembuangan air limbah tidak memenuhi
syarat sebesar 21,65%, pengetahuan ibu kurang baik sebesar 30,93%, ibu dengan
tingkat pendidikan dasar sebesar 35,05%, status gizi balita kurang sebesar 20,62%,
personal hygiene dan sanitasi lingkungan buruk sebesar 39,18%. Hasil uji bivariat
ada hubungan sumber air bersih (p-value: 0,0001), sarana jamban (p-value: 0,013),
pengelolaan sampah rumah tangga (p-value: 0,0001), pembuangan air limbah (p�value: 0,0001), pengetahuan ibu (p-value: 0,0001), pendidikan ibu (p-value: 0,036),
status gizi (p-value: 0,022) dan personal hygiene dan sanitasi lingkungan (p-value:
0,0001) dengan kejadian diare pada balita.
Diharapkan tenaga kesehatan masyarakat khususnya bagian promosi
kesehatan dapat melakukan penyuluhan terkait personal hygiene dan kebersihan
lingkungan sekitar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Drs.Fauzi Ali Amin,M,Kes Anwar Arbi,S.Si,M.Pd
Uncontrolled Keywords: Diare, Balita, Personal Hygiene
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 08 Jul 2026 05:41
Last Modified: 08 Jul 2026 05:41
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1612

Actions (login required)

View Item
View Item