Stigma Hiv/Aids Di Kalangan Tenaga Kesehatan Uptd Puskesmas Cot Ie Jue Kabupaten Bireuen

Abd Hadi, 2307210020 (2025) Stigma Hiv/Aids Di Kalangan Tenaga Kesehatan Uptd Puskesmas Cot Ie Jue Kabupaten Bireuen. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of Form Publikasi] Text (Form Publikasi)
Form B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (410kB)
[thumbnail of Tesis] Text (Tesis)
PDF GABUNGAN.pdf

Download (9MB)

Abstract

Jumlah penderita HIV/AIDS di Propinsi Aceh tahun 2024 tercatat 1.641 kasus. Di Kabupaten Bireuen mengalami peningkatan, hingga bulan November 2024 tercatat sudah 176 kasus dari 149 kasus. Kasus di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cot Ie Jue sebanyak 11 penderita. Salah satu masalah yang dihadapi oleh Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) adalah adanya stigma di kalangan tenaga kesehatan berupa stigma diskriminasi dan sosial terhadap ODHA sehingga berdampak terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Oleh karenanya maka perlu dilakukan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stigma.
Penelitian kualitatif ini bertujuan memahami secara mendalam stigma HIV/AIDS di kalangan tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cot Ie Jue Kabupaten Bireuen. Pengumpulan data dilakukan tanggal 4 Januari sampai dengan 15 Januari 2025 dengan cara wawancara dan Focus Group Discusion (FGD) terhadap informan sebanyak 25 orang yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, perawat gigi, analis dan kesehatan masyarakat. Analisis menggunakan tahapan data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stigma HIV/AIDS di kalangan tenaga kesehatan
berupa stigma diskriminasi dan sosial. Penyebab utama stigma ini adalah kurangnya pengetahuan yang memadai tentang HIV/AIDS di kalangan tenaga kesehatan serta adanya
pandangan keliru mengenai penularan dan dampak sosial dari penyakit ini. Stigma ini sering kali menyebabkan tenaga kesehatan merasa cemas atau tidak nyaman dalam memberikan pelayanan, yang berdampak pada sikap diskriminatif, penghindaran, atau kurangnya empati terhadap pasien. Tingkat kepatuhan pasien HIV/AIDS dalam mengikuti pengobatan secara umum sudah baik, meskipun ada beberapa tantangan seperti pemahaman tentang pentingnya terapi antiretroviral (ARV) dan efek samping obat.
Edukasi dan pelatihan berkelanjutan sangat penting diberikan bagi semua tenaga
tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang penyakit HIV/AIDS. Program-program ini harus mencakup informasi terkini tentang penularan, pencegahan, pengobatan, dan perawatan pasien HIV/AIDS. Selain itu, pelatihan keterampilan komunikasi yang efektif juga penting untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan dapat berinteraksi dengan pasien HIV/AIDS secara empati, tanpa stigma, dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : 1. Prof. Asnawi Abdullah, SKM, MHSM, MSc. HPPF, DLSHTM, Ph.D 2. Dr. Hermansyah, SKM, MPH
Uncontrolled Keywords: Stigma, HIV/AIDS, Tenaga Kesehatan
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: ABD HADI 2307210020
Date Deposited: 06 Jul 2026 03:17
Last Modified: 06 Jul 2026 03:17
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1595

Actions (login required)

View Item
View Item