Studi Kualitatif Kelelahan Kerja Pada Sopir Bus Di Terminal Tipe A Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024

Rindu Tridika, 1907110004 (2024) Studi Kualitatif Kelelahan Kerja Pada Sopir Bus Di Terminal Tipe A Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI RINDU TRIDIKA.pdf] Text
SKRIPSI RINDU TRIDIKA.pdf

Download (9MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (357kB)

Abstract

Kelelahan kerja berhubungan dengan kelelahan fisik dan mental yang
berlebihan dari suatu pekerjaan termasuk sopir bus. Hal ini dapat dipicu oleh jam
kerja yang panjang, aktivitas fisik dan mental yang berkepanjangan, kurangnya
waktu istirahat, tidak cukup istirahat, stress yang berlebihan, kondisi kesehatan
kronis, pekerjaan berulang-ulang, atau kombinasi dari semua faktor tersebut.
Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan studi kasus tentang kelelahan kerja pada
sopir bus di Terminal Tipe A Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2024.
Penelitian ini bersifat kualitatif yang dilaksanakan pada tanggal 24 Mei - 11
Juli tahun 2024 dengan informan berjumlah 7 orang yaitu 1 sopir bus Putra Pelangi,
1 sopir Bus Sempati Star, 1 sopir Bus Harapan Indah, 1 sopir Bus JRG 99, 1 sopir Bus
PMTOH, 1 sopir Bus Anugrah dan 1 sopir Bus Pusaka. Data utama penelitian ini
adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Data primer didapatkan
dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) dengan sopir bus di
Terminal Tipe A Batoh Kota Banda Aceh, diolah menggunakan metode studi kasus
dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya, sopir bus memiliki usia
antara 27 hingga 51 tahun dengan masa kerja dari 3 hingga 22 tahun. Waktu
istirahat mereka tidak selalu teratur dan tergantung pada jadwal perjalanan serta
kondisi fisik, dengan beberapa sopir beristirahat setelah tugas pembersihan
kendaraan atau saat menunggu pergantian shift. Kebanyakan sopir menganggap
pekerjaan ini sebagai bagian dari rutinitas mereka dan tidak menganggapnya
sebagai beban berat, meskipun mereka kadang merasa kelelahan, terutama saat
istirahat kurang. Solusi untuk kelelahan termasuk istirahat yang cukup, konsumsi
vitamin, dan manajemen stres serta kelelahan yang bijaksana.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kelelahan kerja memiliki dampak
signifikan terhadap performa kerja sopir, termasuk menurunnya konsentrasi,
peningkatan risiko kecelakaan, dan penurunan kualitas pelayanan kepada
penumpang. Disarankan agar manajemen memperhatikan penjadwalan istirahat
yang lebih teratur dan memastikan adanya waktu istirahat yang cukup. Selain itu,
menyediakan fasilitas kesehatan dan dukungan psikologis dapat membantu
mengurangi kelelahan dan meningkatkan kinerja sopir.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Anwar Arbi, S.Si, M.Pd 2.Dedi Andria, SKM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Kelelahan Kerja, Umur, Waktu Istirahat, Jumlah Hari Kerja, Shift Kerja, Beban Kerja
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.6 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 04 Jul 2026 03:20
Last Modified: 04 Jul 2026 03:20
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1575

Actions (login required)

View Item
View Item