Pengaruh Informasi Yang Diterima (Informed Choice) Oleh Petugas Kb Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Sdki Tahun 2017)

Desi, 1707110123 (2021) Pengaruh Informasi Yang Diterima (Informed Choice) Oleh Petugas Kb Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Sdki Tahun 2017). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI DESI.pdf] Text
SKRIPSI DESI.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)

Abstract

Indonesia menduduki peringkat ke 4 penduduknya menggunakan kontrasepsi yaitu sebesar 65%. Berdasarkan data SDKI 2017 sebanyak 29% wanita umur 15-49 yang menggunakan alat/cara KB tertentu diberitahu mengenai semua informasi dan alat KB yag digunakan pada KB modern sebanyak 57,2% sedangkan KB tradisional sebanyak 6,4%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh informasi yang diterima terhadap pemilihan alat kontrasepsi setelah dikontrol variabel confounding dan mengetahui pengaruh informasi yang diterima terhadap pemilihan alat kontrasepsi berdasarkan 34 provinsi pada WUS di Indonesia.

Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari SDKI tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita subur berumur 15-49 tahun dengan sampel sebanyak 5.053 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan primary sampling unit. Analisis data dengan menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik.

Hasil penelitian mengungkapkan terdapat 56,02% yang menggunakan KB tradisional dan 43,98% menggunakan KB modern. Hasil analisis diperoleh bahwa terdapat pengaruh informasi yang diterima terhadap pemilihan alat kontrasepsi (p=0,04 dan OR= 0,67). Artinya informasi yang diterima WUS berpeluang 0,67 kali lebih besar memilih metode kontrasepsi modern. Kemudian terdapat pengaruh informasi yang diterima terhadap pemilihan alat kontrasepsi berdasarkan 34 provinsi di Indonesia diperoleh p=0,001.

Pada uji multivariat gold standar menunjukkan confounding yang berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi ialah jumlah anak dan wilayah tempat tinggal dengan nilai p= 0,01. Sementara pada uji model akhir tidak ada confounding yang berpengaruhi antara informed choice terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Karena itu pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tetap memperhatikan program keluarga berencana dan memastikan setiap masyarakat untuk menerapkan program keluarga berencana, serta memeberikan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) keluarga berencana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Prof. Asnawi Abdullah, PhD 2. Nopa Arlianti, SKM., MKM
Uncontrolled Keywords: Pemilihan alat kontrasepsi, informasi yang diterima, variabel confounding dan SDKI tahun 2017.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 570.151.95 Biostatistik
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:11
Last Modified: 03 Jul 2026 03:11
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1559

Actions (login required)

View Item
View Item