Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Skabies Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar 2021

Zaafira, 1607110065 (2021) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit Skabies Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar 2021. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of ZAAFIRA.pdf] Text
ZAAFIRA.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of FORM B.PDF] Text
FORM B.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (669kB)

Abstract

Skabies merupakan infeksi parasit pada kulit yang disebabkan oleh Sarcoptes scabei var hominis dengan keluhan gatal terutama malam hari yang ditandai dengan adanya kelainan pada kulit berupa papula, vesikula, urtikaria, dan krista. Menurut keterangan tim kesehatan pondok pesantren Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar banyak santriwati yang terkena penyakit kulit, yang tanda-tandanya mirip seperti skabies, yang berupa gatal-gatal dikulit, disela-sela jari tangan, kaki dan badan terutama pada malam hari.

Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati pondok pesantren Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar tahun 2020 sebanyak 136 santriwati. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati yang berjumlah 136 santriwati. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal 5-14 April 2021 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan program SPSS 21.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit skabies sebesar 54,4%, pengetahuan baik sebesar 41,9%, personal hygienenya baik sebesar 60,3%, yang ada pemeriksaan rutin sebesar 40,4%, berperilaku baik sebesar 41,9%, yang ada kunjungan dari petugas kesehatan sebesar 41,2%, yang ada pelayanan kesehatan di pesantren sebesar 40,4% dan yang ada peran ustadzah dalam infokes sebesar 40,4%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan penyakit skabies p = 0,005, ada hubungan antara personal hygiene dengan penyakit skabies p = 0,002, tidak ada hubungan antara pemeriksaan rutin dengan penyakit skabies p = 0,084, ada hubungan antara perilaku dengan penyakit skabies p = 0,005, ada hubungan antara kunjungan dari petugas medis dengan penyakit skabies p = 0,024, ada hubungan antara pelayanan kesehatan di pesantren dengan penyakit skabies p = 0,038 dan hubungan antara peran ustadzah dalam infokes dengan penyakit skabies p = 0,015.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa keenam variabel memiliki hubungan dan satu variabel tidak memiliki hubungan dengan penyakit skabies di pondok Pesantren Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar tahun 2021. Diharapkan kepada petugas kesehatan setempat dalam memberikan penyuluhan kepada para santriwati mengenai penyakit skabies.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Ibrahim Laweung, SKM, MNSc 2. Marzuki, SKM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: penyakit skabies, pengetahuan, peran petugas kesehatan, perilaku.
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 362.1 Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 01 Jul 2026 08:02
Last Modified: 01 Jul 2026 08:02
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1539

Actions (login required)

View Item
View Item