Kemampuan Pegawai Dalam Mengimplementasikan Transformasi Digital Di Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2025

Sajidatun Naflah, 2107110092 (2025) Kemampuan Pegawai Dalam Mengimplementasikan Transformasi Digital Di Puskesmas Banda Raya Kota Banda Aceh Tahun 2025. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI SAJIATUN NAFLA.pdf] Text
SKRIPSI SAJIATUN NAFLA.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf

Download (447kB)

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era-digitalisasi membawa
dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan. Digital layanan
kesehatan dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, memperluas
aksesibilitas, serta memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Puskesmas Banda
Raya Kota Banda Aceh sebagian besar pegawai masih menghadapi kendala teknis
dan kurang memahami penggunaan sistem digital. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kemampuan pegawai dalam mengimplementasikan transformasi
digital di Puskesmas Banda Raya pada tahun 2025.
Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi pada penelitian ini seluruh pegawai di Puskesmas yang berjumlah 56
orang. Pemilihan sampel menggunakan teknik total population. Pengumpulan data
di lapangan dilaksanakan pada tanggal 08 - 15 Januari 2025. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan
lembaran ceklist sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan analisis data
secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi STATA versi 17.0.
Hasil analisis univariat diketahui bahwa 48,21% kemampuan pegawai kurang,
28,57% budaya kerja tidak mendukung, 42,86% komunikasi internal kurang baik,
30,36% pengetahuan kurang baik, 35,71% pegawai tidak mengikuti pelatihan dan
100% infrastruktur teknologi terbatas. Analisis bivariat diketahui bahwa terdapat
hubungan antara budaya kerja (p-value 0,002), komunikasi internal (p-value 0,003),
pengetahuan (p-value 0,027), pelatihan (p-value 0,015) dengan kemampuan
pegawai dalam mengimplementasikan transformasi digital. Sementara hasil dari
analisis bivariat terkait variabel infrastruktur teknologi tidak terdeteksi nilai p-value
dikarenakan tidak memiliki variasi data dalam variabel tersebut.
Kesimpulannya ada hubungan signifikan antara budaya kerja, komunikasi
internal, pengetahuan, dan pelatihan dengan kemampuan pegawai, namun tidak
ada hubungan signifikan antara umur dengan kemampuan pegawai dalam
mengimplementasikan transformasi digital di Puskesmas, dan sementara
infrastruktur teknologi yang terbatas menjadi hambatan utama. Disarankan untuk
meningkatkan pelatihan rutin, penyuluhan, pengadaan infrastruktur teknologi, serta
eksplorasi faktor lain seperti motivasi dan gaya kepemimpinan untuk mendukung
keberhasilan transformasi digital.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Basri Aramico Ib., SKM., MPH 2.Mira Gusweni SKM., M.Kes
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Pegawai, Budaya Kerja, Komunikasi Internal, Infrastruktur Teknologi, Tranformasi Digital
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 1
Date Deposited: 01 Jul 2026 04:33
Last Modified: 01 Jul 2026 04:33
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1527

Actions (login required)

View Item
View Item