Analisis Risiko Ergonomis Dan Keluhan Kesehatan Pekerja Produksi Rokok Pt Rampago Jaya Sukamakmur Aceh Besar Tahun 2024

Mualana Khalidy, 2007110066 (2024) Analisis Risiko Ergonomis Dan Keluhan Kesehatan Pekerja Produksi Rokok Pt Rampago Jaya Sukamakmur Aceh Besar Tahun 2024. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (8MB)
[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)

Abstract

Seiring dengan berkembangnya industri di Indonesia, khususnya di sektor industri kecil di Aceh yang masih banyak mengandalkan pekerjaan manual, perhatian terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja menjadi semakin krusial, mengingat risiko ergonomis yang muncul akibat postur tubuh yang tidak ideal sering kali terabaikan. Pada industri rokok skala kecil, para pekerja berisiko tinggi terkena penyakit muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs), kelelahan, dan stres akibat aktivitas seperti pengelintiran dan pengemasan rokok, yang melibatkan gerakan berulang serta posisi tubuh statis dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomis dan keluhan kesehatan pada pekerja di divisi produksi rokok PT Rampago Jaya, sebuah industri rokok skala kecil.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Populasi penelitian terdiri dari 19 pekerja produksi rokok di PT Rampago Jaya. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk mengevaluasi risiko ergonomic, Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan Kesehatan dan Ergonomi check point untuk menganalisis desain tempat kerja dan pencahayaan .

Hasil analisis RULA menunjukkan bahwa 78,95% pekerja berada dalam kategori risiko sedang dan 21,05% dalam kategori risiko tinggi. Hasil pengukuran menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) menunjukkan adanya keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti leher atas dan bawah, bahu kiri dan kanan, punggung, serta bokong. Namun, analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa semua pekerja berada dalam kategori risiko rendah terkait cedera muskuloskeletal. Analisis Ergonomi Checkpoint menunjukkan perlunya penyesuaian desain tempat kerja dan pencahayaan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja.

Disarankan untuk melakukan penyesuaian ergonomis pada tempat kerja, seperti menyesuaikan ketinggian meja kerja dan menyediakan peralatan yang dapat diatur. Selain itu, disarankan untuk secara rutin menilai risiko ergonomi dan melakukan audit ergonomi, yang kemudian dapat diterapkan juga pada industri lain. Penelitian lanjutan disarankan mengembangkan intervensi ergonomis yang komprehensif dan melakukan studi longitudinal untuk menilai efektivitasnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr.Radhiah Zakaria, M.Sc 2. utri Ariscasari, SKM, МКKK
Uncontrolled Keywords: Risiko Ergonomic, Postur Tubuh, Keluhan Kesehatan, Pekerja Produksi Rokok, Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Nordic Body Map (NBM)
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 613.6 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 2
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:25
Last Modified: 01 Jul 2026 02:25
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1510

Actions (login required)

View Item
View Item