Marhamah, 2407210024 (2026) Analisis Faktor Terjadinya Tuberkulosis Paru Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rsud Tgk Chik Ditiro Sigli. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
PDF GABUNGAN.pdf
Download (7MB)
Abstract
Sindemi Tuberkulosis (TB) Paru dan Diabetes Melitus (DM) menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang mendesak, terutama karena DM dapat mengganggu sistem imun dan kontrol glikemik buruk mempermudah infeksi Mycobacterium tuberculosis. Seiring peningkatan prevalensi DM di Indonesia, identifikasi faktor risiko spesifik yang berkontribusi pada kejadian TB di populasi rentan ini menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi hubungan antara status gizi, kontrol glikemik, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan akses layanan Kesehatan terhadap kejadian Tuberkulosis Paru (TB Paru) pada pasien Diabetes Mellitus (DM).
Penelitian ini menggunakan desain studi analitik observasional dengan desain cross-sectional, yang dilaksanakan di RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli (Juni-September
2025). Sampel (N=277) pasien DM dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan metode
campuran: data sekunder (status TB, gizi, glikemik) diperoleh dari rekam medis, sementara data primer (pendapatan, akses layanan) diperoleh melalui kuesioner
terstruktur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak mengalami TB Paru (75,09%), dengan mayoritas juga teridentifikasi malnutrisi (68,95%) dan memiliki
status glikemik terkontrol (71,12%). Selain itu, mayoritas responden memiliki tingkat
pendapatan <UMP (56,68%) serta akses layanan kesehatan yang kurang baik (50,54% ). Terdapat hubungan signifikan antara malnutrisi (AOR=2,5; Cl95%=1, 17-5,39; p=0,018), status glikemik yang tidak terkontrol (AOR=4,5; Cl95%=2,43-8,68; p=0,0001 ), tingkat pendapatan <UMP (AOR=1,9; Cl95%=1,02-3,85; p=0,043), dan akses terhadap pelayanan Kesehatan yang kurang baik (AOR=3,2; Cl95%=1,65-6,30; p=0,001) dengan kejadian TB Paru pada pasien DM.
Faktor klinis (kontrol glikemik, gizi) dan sosio-ekonomi (akses layanan, pendapatan) adalah determinan signifikan kejadian TB Paru pada pasien DM. lntervensi prioritas harus berfokus pada skrining TB proaktif yang terintegrasi di layanan DM, menargetkan pasien berisiko tinggi, dan memperkuat akses layanan primer.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Basri Aramico IB, SKM, MPH 2. Meutia Zahara, M.Sc, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis Paru, Diabetes Melitus, Kontrol Glikemik, Akses Pelayanan Kesehatan, Status Gizi. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | MARHAMAH 2407210024 |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:27 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:27 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1507 |
