Aris Linggo, 1907110108 (2024) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Sistem Manajemen Logistik Alat Kesehatan Di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2024. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
SKRIPSI ARIS LINGGO.pdf
Download (3MB)
FORM B.pdf
Download (258kB)
Abstract
Manajemen logistik alat kesehatan adalah ilmu untuk persiapan dan memutuskan
kebutuhan, penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran, pemeliharaan,
penghapusan dan pengendalian alat-alat kesehatan. Secara umum alat kesehatan yang
dibutuhkan di poli Puskesmas Bebesn sudah diusulkan kepada pengelolaan logistik alat
kesehatan dan belum terealisasikan. Sistem pemeliharaan dan penghapusan barang juga
belum berjalan dengan baik karena tidak ada pegawai khusus yang menangani bagian
pengelolaan logistik alat kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor
apa saja yang berhubungan dengan sistem manajemen logistik alat Kesehatan dan untuk
mengetahui hubungan perencanaan, pengadaan, pendistribusian, pemeliharaan,
ketersediaan di Puskesmas Bebesen tahun 2024.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan utama dalam penelitian ini
adalah kepala puskesmas dan kepala tata usaha puskesmas. Informan pendukung yaitu
penanggung jawab alat kesehatan Puskesmas Bebesen. Teknik pengambilan data dilakukan
melalui wawancara mendalam dan observasi menggunakan panduan wawancara dan
panduan observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada beberapa fungsi logistik yang belum
maksimal. Antara lain Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola logistik alat kesehatan
sebagian besar masih dirangkap oleh petugas kesehatan puskesmas. Perencanaan masih
kurang maksimal, ditandai dengan adanya kebutuhan di luar perencanaan kebutuhan. Pada
saat observasi dilakukan, ada beberapa barang ada yang hanya diletakkan di aula puskesmas.
Penghapusan alat kesehatan hanya sebatas pelaporan, beberapa alat kesehatan hanya
diletakkan di gudang alat-alat tak terpakai.
Saran kepada penanggung jawab alat kesehatan untuk barang yang baru diterima
langsung disimpan di ruangan user masing-masing dan tidak perlu disimpan di gudang lagi.
Kepada penanggung jawab alat kesehatan untuk barang di dalam gudang dengan kondisi
yang masih baik dan sudah diperbaiki sebaiknya diserahkan langsung ke user dan untuk
barang dengan kondisi yang tidak bisa diperbaiki segera dilakukan penghapusan. Dalam
pemeliharaan alat kesehatan disarankan puskesmas membutuhkan sumber daya manusia
yang mampu dalam mengelola alat-alat kesehatan. Ketersediaan alat kesehatan dipengaruhi
oleh dana dan proses pengadaan barang tersebu, jika dana ada namun barang yang
diinginkan belum ada maka itu bisa menjadi penghambat. Bagi peneti lanjutan dapat
melakukan penelitian lain yang belum di teliti.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1.Dr. Tahara Dilla Santi, M.Biomed 2.Hanifah Hasnur, S.Pd, SKM, MKM |
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Manajemen Logistik, Alat Kesehatan, Puskesmas |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 610.6 Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 1 |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 08:10 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1460 |
