Sri Muliasari, 1707110092 (2022) Determinan Stunting Pada Anak Usia 0-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kabupaten Pidie Tahun 2022. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
PDF GABUNGAN.pdf
Download (6MB)
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (450kB)
Abstract
Stunting atau pendek merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami kegagalan tumbuh kembang sehingga anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari standar usianya. Puskesmas Indrajaya merupakan salah satu puskesmas yang berada di kabupaten Pidie. Berdasarkan hasil wawancara dengan petugas puskesmas Indrajaya, diperoleh informasi bahwa prevalensi stunting di puskesmas Indrajaya sebesar 240 kasus yang artinya bahwa tingginya prevalensi stunting di puskesmas Indrajaya Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 0-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Indrajaya Kabupaten Pidie Tahun 2022.
Desain penelitian ini dalam bentuk observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi adalah seluruh ibu bayi yang berusia 0-24 bulan sebanyak 70 ibu bayi di permukiman Caleue. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan di permukiman Caleue yang berjumlah 26 ibu bayi yang mengalami stunting sebagai kasus (case) dan sebanyak 26 ibu bayi yang tidak mengalami stunting sebagai kontrol (control). Pengumpulan data dari tanggal 27 Februari – 04 Maret dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21.
Hasil penelitian menunjukan bahwa asupan energi dan protein yang tidak cukup sebesar 63,5%, Berat Badan Lahir Rendah sebesar 51,9%, tidak mendapatkan ASI ekslusif sebesar 53,8%, tidak mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini sebesar 59,6%, ada penyakit infeksi sebesar 57,7%, pendapatan keluarga < UMR sebesar 57,7% dan pengetahuan ibu kurang sebesar 55,8%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan antara asupan energi dan protein (p = 0,003), Berat Badan Lahir Rendah (p = 0,005), ASI ekslusif (p = 0,012),Inisiasi Menyusu Dini (p = 0,023), riwayat penyakit infeksi (p = 0,011), pendapatan keluarga (p = 0,048) dan pengetahuan ibu (p = 0,025) dengan stunting pada anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja puskesmas Indrajaya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa determinan stunting pada anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja puskesmas Indrajaya yaitu kurangnya asupan energy dan protein, BBLR, tidak mendapatkan ASI ekslusif, tidak mendapatkan IMD, memiliki penyakit infeksi, pendapatan keluarga < UMR dan kurangnya pengetahuan ibu. Diharapkan petugas kesehatan agar dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan baduta sebagai upaya mengurangi angka stunting pada baduta dengan memberikan makanan yang sehat dan bergizi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Ramadhaniah, S.Gz., MPH 2. Nopa Arlianti, SKM, MKM |
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Faktor Resiko, Baduta. |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat > 612.6 Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 2 |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:46 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:46 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1417 |
