Analisis Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor Keluarga Berencana Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar

MILAWARDINA, 1510210031 (2021) Analisis Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor Keluarga Berencana Di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)
[thumbnail of 3. ABSTRAK.pdf] Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (389kB)

Abstract

Penggunaan kontrasepsi MKJP lebih efektif dalam mencegah kehamilan
dibandingkan kontrasepsi non MKJP. Cakupan penggunaan MKJP yang rendah dan terjadi
penurunan setiap tahunnya pada Puskesmas Ingin Jaya, dimana prevalensi MKJP sebesar
11,68% (IUD 6,17% dan implan 9,58%). Sedangkan untuk metode kontrasepsi non jangka
panjang (Non MKJP) mencapai 89,4% (suntikan sebesar 45,58%,pil 41,40% dan kondom
sebesar 4,98%). Tujuan penelitian menganalisis penggunaan MKJP pada Akseptor KB.
Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah
seluruh akseptor KB aktif yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya kabupaten
Aceh Besar yaitu sebanyak 1.526 akseptor.Pengambilan sampel dengan tehnik acak
(probability sampling), metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, analisis
data dilakukan dengan Uji Logistik Regresi dan multivariat menggunakan Uji Logistik
Regresi.
Hasil penelitian Ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,0001) dengan penggunaan
MKJP, ada hubungan sikap (p-value =0,0001) dengan penggunaan MKJP, tidak ada
hubungan tingkat kepercayaan (p-value =0,130) dengan penggunaan MKJP, ada hubungan
keterpaparan KB MKJP (p-value =0,019) dengan penggunaan MKJP, ada hubungan status
diskusi dengan suami (p-value =0,0001) dengan penggunaan MKJP, ada hubungan
komunikasi terapeutik tenaga kesehatan (p-value =0,0001) dengan penggunaan MKJP.
Variabel yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah variabel
status diskusi dengan suami (P-Value : 0,0001;OR : 43,5) artinya responden yang tidak
berdiskusi dengan suami berpeluang 44 kali untuk tidak menggunakan KB MKJP di Wilayah
Kerja Puskesmas Ingin Jaya.
Variable yang paling berpengaruh adalah status diskusi dengan suami. Saran Bagi
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar agar melakukan pembinaan kepada Bidan agar
turut serta mengajak akseptor KB untuk menggunakan atau mau beralih menggunakan
sMKJP. Bagi Puskesmas Ingin Jaya dan Petugas Lapangan Keluraga Berencana meningkatkan
penyuluhan dan sosialisasi mengenai pilihan metode kontrasepsi terutama MKJP pada
Pasangan Usia Subur (PUS) baik suami maupun istri untuk memilih MKJP sebagai pilihan
metode kontrasepsi karena lebih efektif baik untuk menjarangkan kehamilan atau
pengakhiri kelahiran.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Dr.Hajjul Kamil,S.Kp.M.kep Agustina,S.ST,M.kES
Uncontrolled Keywords: Metode Kontrasepsi Jangak Panjang, Akseptor KB
Subjects: 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 23 Jun 2026 03:54
Last Modified: 23 Jun 2026 03:54
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1402

Actions (login required)

View Item
View Item