INTAN TIARA SARI, 1907210037 (2021) Determinan Komplikasi Persalinan Di Indonesia (Analisis Data Sdki Tahun 2017). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
THESIS INTAN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Masih tingginya kasus kesakitan dan kematian ibu yang di sebabkan oleh komplikasi
obstetri dan belum diketahui pasti penyebab langsung terjadinya komplikasi persalinan
yang terjadi pada wanita di Indinesia berdasarkan data SDKI tahun 2017. Determinan apa
yang menjadi determinan umum bagi setiap Provinsi di Indonesia.
Penelitian ini merupakan analisis dari data sekunder hasil SDKI 2017 (Survey
Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2017. Penelitian pada SDKI 2017 ini menggunakan
metode deskriptif analitik dilakukan dengan menggunakan desain Cross Sectional dengan
pendekatan kuantitatif. Sample dalam penelitian ini memiliki kriteria inklusi dan eksklusi
yang berjumlah 49.627. Kriteria inklusi dalam penelitian adalah wanita yang berumur 15-49
tahun menikah, hamil/melahirkan anak terakhir dalam kurun waktu 5 tahun treakhir
sebelum dilaksanakan survei, mengalami atau tidak komplikasi persalinan.
Sebanyak 46,66% ibu mengalami komplikasi persalinan, ibu yang mengalami
komplikasi persalinan tinggi berada di provinsi Bali sebanyak 64,71%. Terdapat hubungan
antara umur ibu kategori berisiko tinggi, pendidikan ibu kategori rendah, paritas kategori
tinggi, antenatal care kategori buruk, tempat persalinan kategori non fasilitas kesehatan
dan penolong persalinan kategori non petugas kesehatan, penggunaan KB kategori non
MKJP dan memiliki komplikasi kehamilan dengan komplikasi persalinan diperoleh pvalue
<0,05. Berdasarkan pengelompokan grup faktor risiko yang menjadi determinan adalah
komplikasi persalinan adalah paritas dengan risiko tinggi dengan OR= 1,53.
Peningkatan kemitraan dukun dan bidan juga perlu dilakukan, sehingga seluruh ibu
dapat ditolong oleh penolong persalinan yang kompeten. Pemberian sanksi terhadap dukun
yang menolong persalinan hendaknya juga dapat dilaksanakan, sesuai dengan nota
kesepakatan dalam kemitraan dukun dan bidan. Kehamilan risiko tinggi harus mendapat
perhatian serius dari tenaga kesehatan di puskesmas dan penyedia pelayanan kesehatan
lainnya. Perlu dilakukan usaha jemput bola dimana ibu hamil selalu dipantau kesehatannya
dan persiapan persalinannya dengan mendekatkan ibu pada fasilitas kesehatan terdekat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Dr.dr, Melania Hidayat, MPH Fahmi Ichwansyah, S.Kp, MPH, PhD |
| Uncontrolled Keywords: | Komplikasi persalinan, Penolong persalinan dan Tempat persalinan |
| Subjects: | 610 Ilmu Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:05 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:05 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1378 |
