Analisis Determinan Low Back Pain Pada Personil Polri Polda Aceh

MAULIDAYANI, 2307210012 (2025) Analisis Determinan Low Back Pain Pada Personil Polri Polda Aceh. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B_MAULIDAYANI.pdf] Text
FORM B_MAULIDAYANI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (446kB)
[thumbnail of TESIS MAULIDAYANI_2307210012. (3).pdf] Text
TESIS MAULIDAYANI_2307210012. (3).pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Low Back Pain (nyeri punggung bawah) menjadi salah satu masalah
kesehatan yang signifikan di kalangan personil Polri, mengingat mereka sering terlibat dalam
aktivitas fisik berat, dengan tugas yang sering mengharuskan mereka duduk dalam waktu
lama atau mengangkat beban berat. Berbagai faktor yang mempengaruhi kejadian nyeri
punggung bawah pada personil Polri, termasuk durasi kerja, postur tubuh, aktivitas fisik,
serta aspek psikologis yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga berdampak
terhadap kinerja mereka. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi LBP pada personil Polri.
Metodologi: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control.
Pengumpulan data dilakukan pada 1 Januari – 14 Januari 2025 dengan wawancara. Populasi
dalam penelitian ini adalah Personil Polri yang LBP di Polda Aceh sebanyak 147. Teknik
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive samping sejumlah 107 kontrol
dan 107 kasus berdasarkan dari hasil diagnosa klinis. Analisis bivariat menggunakan uji
logistik regresi dan multivariat menggunakan uji logistik regresi berganda dengan tingkat
kepercayaan 95%.
Hasil penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara umur (OR=
1,11; 95% CI= 1.06-1.17; p=0.000), pendidikan (OR=0.53; 95% CI=0.31-0.93; p=0.027),
perilaku merokok (OR=1.90; 95% CI=1.10-3.27; p=0.020), penggunaan sabuk kadang-kadang
(OR=3.94; 95% CI=1.20-12.98; p=0.024) dan Posttraumatic stress disorder (PTSD) sedang
(OR=1.90; 95% CI=1.93-14.65; p=0.001) dengan kejadian LBP. Dan tidak ada hubungan jenis
kelamin (OR=1.83; 95% CI=0.79-4.21; p=0.154), IMT (OR= 1.06; 95% CI= 0.99-1.13; p=0.054),
durasi kerja (OR= 1.08; 95% CI= 0.98-1.18; p=0.090), penggunaan sabuk dengan kategori
sering dan selalu (OR=1.4 & 0.95; 95% CI=0.45-4.37 & 0.38-2.34; p=0.563 & 0.907), PTSD
tinggi (OR=1.21; 95% CI=0.24-6.14; p=0.820) dan aktifitas fisik (OR=0.99 & 0.48; 95% CI=0.33-
2.90 & 0.17-1.32; p=0.989 & 0.158) dengan kejadian Law Back Pain. Seluruh variabel dapat
menjelaskan 26.34% variasi terjadinya Law Back Pain di kalangan personil Polri.
Kesimpulan: Posttraumatic stress disorder (PTSD) dengan kategori sedang dan
durasi kerja menjadi factor paling dominan. Sehingga diharapkan instansi dapat
meningkatkan kesadaran tentang dampak Posttraumatic stress disorder (PTSD) pada kinerja
dan kesehatan mental anggota, mengadakan pelatihan dan sosialisasi rutin yang berfokus
pada pengenalan gejala Posttraumatic stress disorder (PTSD) dan melakukan penyesuaian
pada durasi dan beban kerja. Sedangkan kepada anggota Polri untuk mengikuti program
latihan yang difokuskan pada penguatan otot punggung dan fleksibilitas tubuh. Latihan ini
akan membantu menjaga postur tubuh yang baik dan mengurangi risiko cedera. Serta
memanfaatkan layanan dukungan kesehatan mental yang disediakan oleh instansi.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 1.Prof. Asnawi Abdullah, Ph.D 2.dr. Nurjannah, MPH, PhD, Sp. KKLP
Uncontrolled Keywords: Law Back Pain, Umur, Pendidikan, Merokok, Penggunaan Sabuk, Posttraumatic stress disorder (PTSD), Polisi
Subjects: 340 Ilmu Hukum
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 18 Jun 2026 06:54
Last Modified: 18 Jun 2026 06:54
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1375

Actions (login required)

View Item
View Item