ERVINA SYAHFITRI, 1301110094 (2019) PENERAPAN ‘UQUBAT CAMBUK TERHADAP PELAKU JARIMAH ZINA (Suatu penelitian di Wilayah Hukum Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.
Form Av& B_Part2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
GABUNG PDF .pdf
Download (344kB)
Abstract
Pasal 33 Ayat (1) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat
menyebutkan bahwa “Setiap Orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah Zina, diancam
dengan ‘Uqubat Hudud cambuk 100 (seratus) kali.” Kenyataannya masih ditemukan 7 kasus
Jarimah Zina di Kota Banda Aceh dan adanya hambatan dalam penerapannya
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan penyebab pengaruh ‘Uqubat
cambuk terhadap kasus zina, penerapan dan hambatan ‘Uqubat cambuk bagi pelaku zina.
Untuk memperoleh data sekunder dalam penulisan ini dilakukan penelitian
kepustakaan dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal yang
relevan dengan penulisan skripsi ini. Penelitian lapangan untuk memperoleh data primer
dengan cara mewawancarai responden dan informan guna untuk menjelaskan sesuatu yang
berkenaan dengan permasalahan yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ‘Uqubat Cambuk terhadap kasus
zina di Kota Banda Aceh dinilai dapat meminimalisir jumlah kasus zina, namun dirasa belum
sepenuhnya sesuai dengan harapan masyarakat dikarenakan perbuatan zina sangat erat
kaitannya dengan moral pelakunya, adanya hukuman cambuk dapat memberikan efek jera
bagi pelaku dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak turut melakukan perbuatan
tercela tersebut. Penerapan ‘Uqubat Cambuk di Kota Banda Aceh belum sepenuhnya
terlaksana secara maksimal karena dalam penindakan kasus zina masih terkendala dengan
sarana dan prasarana, kesadaran oknum masyarakat untuk menghindari perbuatan zina,
penerapan ‘Uqubat Cambuk harus dilakukan dengan serius dan tidak memandang status
sosial pelaku perbuatan zina, berdasarkan amanah Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang
Hukum Jinayat. Hambatan dalam penerapan hukuman cambuk adalah masih kurangnya
pemahaman masyarakat tentang tugas dan fungsi wilayatul hisbah. Masih kurangnya
dukungan masyarakat terhadap tugas-tugas wilayatul hisbah. Masih minimnya jumlah
Personil Wilayatul Hisbah di banding kan dengan cakupan wilayah kerja.
Diharapkan pada pemerintah Kota Banda Aceh dapat meningkatkan upaya
penanggulangan jarimah zina dengan terus rutin melakukan razia ke tempat-tempat yang
berpotensi terjadinya zina. Diharapkan juga pemerintah Kota Banda Aceh tidak tebang pilih
dalam penerapan hukuman cambuk bagi pelaku zina dan masyarakat juga meningkatkan
pengawasan terhadap lingkungannya dalam rangka meminimalisir terjadinya kasus zina.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | (MUKHLIS, S.H., M.Hum.) |
| Uncontrolled Keywords: | PENERAPAN ‘UQUBAT CAMBUK TERHADAP PELAKU JARIMAH ZIN |
| Subjects: | 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana |
| Divisions: | FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Repository 3 |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 04:31 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 04:31 |
| URI: | http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1361 |
