Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Jasa Pelayanan Servis Sepeda Motor (Suatu Penelitian Pada Bengkel Ahass Kota Banda Aceh)

INTAN ROSYIDA, 2101110005 (2025) Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Jasa Pelayanan Servis Sepeda Motor (Suatu Penelitian Pada Bengkel Ahass Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pasal 4 huruf (a) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Hak
Perlindungan Konsumen. menyebutkan hak atas kenyamanan, keamanan, dan
keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. Namun dalam
kenyataannya masih ada pelaku usaha Bengkel AHASS Kota Banda Aceh yang
memberikan pelayanan yang kurang optimal seperti melakukan penyedotan BBM
pada saat servis sepeda motor tanpa meminta izin kepada konsumen,
menyebabkan timbulnya rasa ketidaknyamanan konsumen dalam menerima jasa
pelayanan itu sendiri.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan perlindungan hukum
bagi konsumen terhadap jasa pelayanan servis sepeda motor, untuk menjelaskan
faktor penyebab konsumen jasa pelayanan servis sepeda motor belum terlindungi,
untuk menjelaskan upaya apa saja yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan
sangketa dalam pelayanan servis sepeda motor.
Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode yuridis empiris yang
merupakan penelitian hukum yang berupaya untuk melihat hukum dalam arti
nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti bagaimana bekerjanya hukum
dimasyarakat. Penelitian yang digunakan yaitu studi keperpustakaan (library
reseach) dengan mencari informasi, serta dengan mewawancarai Responden dan
informen yang menjelaskan pokok permasalahan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang
Perlindungan Konsumen (UUPK) telah mengatur tentang perlindungan konsumen
namun dalam keyataannya konsumen masih belum terlindungi haknya yaitu hak
atas kenyamanannya karena masih ada pelaku usaha yang melakukan praktik
curang dengan melakukan penyedotan BBM pada saat servis sepeda motor tanpa
meminta izin kepada konsumen; Faktor penyebab konsumen jasa pelayanan servis
sepeda motor belum terlindungi ini karena disebabkan oleh fator intrernal maupun
faktor ekternal: faktor internal itu sendiri berkaitan dengan kurangnya kesadaran,
pengetahuan, dan tindakan dari konsumen itu sendiri; kemudian faktor eksternal
yaitu berasal dari ketidaktertiban penyedia jasa dan lemahnya pengawasan atau
perlindungan dari pihak berwenang; Upaya yang dapat ditempuh untuk
menyelesaikan sangketa dalam pelayanan servis sepeda motor yaitu dengan cara
mediasi melaui mufakat dan melalui jalur hukum.
Disarankan kepada konsumen untuk menjadi konsumen yang cerdas dan
pintar dalam memilih bengkel untuk menangani masalah kerusakan sepeda motor,
serta lebih teliti lagi dalam melihat pelayanan yang diberikan. Disarankan juga
kepada pihak pelaku usaha atau pemilik bengkel untuk lebih memperhatikan
dalam memberikan jasa pelayanan servis sepeda motor kepada konsumen agar
konsumen merasa puas dan hak nya terpenuhi sehingga tidak terjadi perselisihan
antara konsumen dengan pelaku usaha dalam menerima pelayanan yang di
berikan oleh pihak bengkel itu sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Trio Yusandy, S.H., M.Kn
Uncontrolled Keywords: PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP JASA PELAYANAN SERVIS SEPEDA MOTOR
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 18 Jun 2026 03:21
Last Modified: 18 Jun 2026 03:21
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1339

Actions (login required)

View Item
View Item