Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Sabang)

WALIDIN CHAIRUNA, 1701110008 (2022) Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Sabang). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Aceh.

[thumbnail of FORM B.pdf] Text
FORM B.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf

Download (941kB)

Abstract

Pasal 1 Angka 2 KUHAP menyatakan bahwa penyidikan adalah
serangkaian tindakan penyidik dalam hal mencari serta mengumpulkan bukti
yang dengan bukti tersebut dapat membuat terang tentang tindak pidana guna
menemukan tersangkanya. Aborsi merupakan tindakan menggugurkan janin
untuk mengakhiri kehamilan dengan cara meminum obat-obatan dan tindakan
fisik yang membahayakan. Namun dalam proses penyidikan mengalami masalah
terkait pengumpulan alat bukti dan memperlambat proses penyidikan, serta
keterlambatan penyidik dalam menahan tersangka.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pelaksanaan penyidikan terhadap
pelaku tindak pidana aborsi, untuk menjelaskan kendala dan upaya Penyidik
menanggulangi Penyidikan Pada Tindak Pidana Aborsi.
Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan metode yuridis
empiris. Data penulisan diperoleh melalui penelitian lapangan (field Reserch)
dengan mewawancarai responden dan informan dan menelaah kepustakaan
(Library Reserch) yaitu mengkaji buku-buku serta aturan perundang-undangan.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan penyidikan terhadap pelaku
tindak pidana aborsi penyidik melakukan tekanan psikologis terhadap tersangka
agar dapat mengakui perbuatannya, hal tersebut dilakukan agar tersagka dapat
memberikan informasi yang sebenar-benarnya. Kendala penyidik
menanggulangi penyidikan pada tindak pidana aborsi adalah dalam pengumpulan
keterangan dari tersangka serta barang bukti. Upaya Penyidik menanggulangi
penyidikan pada tindak pidana aborsi adalah dengan melakukan segala persiapan
awal yaitu persyaratan administrasi yang diperlukan agar mempermudah proses
penyidikan.
Disarankan kepada Penyidik Polresta Sabang terhadap pelaksanaan
penyidikan terhadap pelaku tindak pidana aborsi agar profesional dalam
melakukan penyidikan tanpa adanya tekanan terhadap tersangka. Disarankan
kepada penyidik Polresta Sabang dalam mengatasi kendala dan upaya terhadap
penyidikan tindak pidana aborsi agar lebih berupaya untuk memposisikan diri
sebagai tersangka agar dapat memahami kondisi tersangka serta menempatan
penyidik yang mempunyai integritas dan pribadi yang bagus agar dapat
memecahkan suatu permasalahan tanpa menggunakan tekan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Riza Chatias Pratama S.H.,LLM.
Uncontrolled Keywords: PELAKSANAAN PENYIDIKAN TERHADAP PELAKU PADA TINDAK PIDANA ABORSI
Subjects: 340 Ilmu Hukum > 345 Hukum Pidana
Divisions: FAKULTAS HUKUM > Ilmu Hukum
Depositing User: Repository 3
Date Deposited: 18 Jun 2026 02:46
Last Modified: 18 Jun 2026 02:46
URI: http://repository.unmuha.ac.id/id/eprint/1336

Actions (login required)

View Item
View Item